Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Archive for the ‘Rumah’ Category

Banjir Januari 2013

Posted by BunDit on January 29, 2013

17 Januari 2013

Dari dini hari, hujan mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Menjelang subuh, hujan berhenti. Namun sekitar jam 06.30 pagi, tiba-tiba hujan turun lagi, sangat deras. Dita yang mau berangkat sekolah dan Bunda yang mau berangkat ngantor, sengaja menunggu hujan agak reda-an. Tunggu punya tunggu, hujan bukannya makin reda, tapi makin deras dan gak berhenti-henti. Jalanan kompleks depan rumah yang biasanya gak pernah menggenang pun, makin lama, makin tinggi.

Sampai jam 8 lebih, hujan belum juga reda. Bunda mantengin update info dari twitter, hujan deras merata se jabodetabek. Dimana-mana air menggenang dan jalanan macet. Dita yang sudah siap berangkat ke sekolah, kami putuskan untuk tidak masuk hari itu. Walaupun sekolah Dita cuma tinggal nyebrang kompleks doang, tapi kami agak khawatir. Bunda yang sudah siap dengan kostum ngantor pun, akhirnya memutuskan cuti dari kantor, khawatir terjebak di jalan. Banyak teman kantor yang akhirnya gak masuk juga karena akses jalanan menuju kantor tergenang air. Dapat info dari bbm temen, di depan kantor pun air sudah menggenang 20cm. Bunda keep contact dengan teman di kantor, was-was juga terulang banjir 2007.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Bunda, Rumah | Tagged: | 9 Comments »

The Beautiful Purple Flowers

Posted by BunDit on November 6, 2012

Sabtu, 3 Nov 2012, sejak subuh, hujan yang beberapa hari belakangan malu-malu menampakkan diri, akhirnya tumpah dari atas langit. Tidak lebat tapi cukup membasahi genteng rumah, kanopi carport, halaman rumah serta tanaman. Dan saat membuka pintu, Bunda mendapati bunga yang Bunda bawa dari kantor, mekar. Ungu. Cantik. Walau cuma sekuntum. Namun selaras dengan munculnya matahari yang menerpanya, bunga itu luruh, akhirnya jatuh ke tanah.

Minggu, 4 Nov 2012, hujan turun semalaman. Pagi harinya, cuaca sangat cerah. Dan Bunda mendapati si ungu mekar kembali. Tak tanggung-tanggung, ada 5 kuntum!. Indah luar biasa. Dan ternyata bunga ini tidak tahan dengan sengatan panas sang surya. Sore hari bunganya layu, berguguran…luruh…menyatu dengan tanah.

Sayangnya, Bunda belum tahu nama bunga ungu penyejuk mata di depan rumah kami.

Ada yang tahu? 🙂

Posted in Rumah | 17 Comments »

@Sentra Tanaman Kota Harapan Indah

Posted by BunDit on October 17, 2012

Waktu Pilkada DKI putaran 2 tanggal 20 September 2012 lalu, kantor Ayah dan Bunda libur, sayang sekolah Dita tetap masuk. Ayah Bunda libur tapi gak nyoblos, soalnya kan warga Bekasi tercinta ;-). Kalau ibur semua kan enak bisa jalan hehe. Makanya habis Bunda nganter Dita ke sekolah, Bunda ngajak Ayah untuk cari taneman saja. Sejak habis renov rumah beberapa bulan yang lalu, sebagian tanaman mati (tanemannya emang cuma sedikit ding…kalau bilang sebagian kok kesannya banyak hehehe).

Ayah oke, tapi mau lihat-lihat tanemannya di sekitar kompleks aja, jadi kami naik motor. Ternyata di sekitar rumah kami, yang jual tanaman cuma sedikit, jadi gak banyak pilihan. Jadi kami malah keliling-keliling lihat taneman orang, eh di satu rumah pandangan Bunda tertumbuk pada kerangka pot susun yang bentuknya melingkar gitu, cantik sekali. Bunda langsung berseru “Yaah…kayaknya ide yang bagus kalau kita pake pot susun itu, indah dan menghemat tempat”. Maklum space buat taman di rumah cuma sauprit jadi pilihnya yang ringkes2 saja. Kerangka itu juga sekalian mau buat nutupin pipa yang terlihat nongol di taman. Ayah langsung setuju.

Read the rest of this entry »

Posted in Bunda, Dita, Jalan-jalan, Rumah | 10 Comments »

Inspiration : NOT Ordinary Bookshelf

Posted by BunDit on July 5, 2012

Iseng-iseng googling and capture it! Coooool 🙂

This slideshow requires JavaScript.

… pictures taken from googling results …

Posted in Bunda, Rumah | 8 Comments »

We Moved to Our Home Sweet Home

Posted by BunDit on June 12, 2012

Alhamdulillah, kemarin Minggu tgl 3 Juni 2012, rumah yang kami renov telah selesai. Pas 3 bulan kami mengontrak rumah saudara selama rumah kami di renov, sejak 4 Maret 2012 lalu. Kalau pindahan ke rumah sendiri gak seribet kalau mau pindahan ke rumah kontrakan. Dulu waktu pindahan ke kontrakan kan harus ngepak2 barang dulu trus buru2 ngosongin rumah karena tukangnya udah mau datang. Kalau meninggalkan kontrakan ke rumah sendiri, gak ada persiapan sama sekali, langsung angkut aja. Karena beberapa barang yang tak terpakai dan material sisa mau diambil oleh kakak iparnya Teh Dela, maka kami pinjam dulu mobil bak terbuka iparnya teh Dela buat ngangkutin barang2 yang besar spt kulkas, kasur, sofa, lemari tv dll. Kalau barang yang kecil2, diangkut pakai mobil mungil kami, ada tuh Ayahnya Dita 10x bolak-balik @100 m 😀

Read the rest of this entry »

Posted in Dita, Rumah | 19 Comments »

Moving Home

Posted by BunDit on March 16, 2012

Ya ampuuuun, sudah hampir sebulan tidak ada tulisan baru di blog ini. Ntar kalau bilang sibuk, orang mikir Bunda kerja apa sih sibuk mulu hehehehe. Sebenarnya di sela2 istirahat kerja, Bunda nyicil nulis, tapi gak kelar2 hahahaha. Blogwalking juga sami mawon :-(. Hari ini nyempetiiiin banget. Habis publish ini mau meeting lagi..nah lho sok nggaya sibuk miting kan 😛

Hmmmm…sudah 13 hari kami di rumah kontrakan. Ya, ya, ya….kami memutuskan pindah rumah sementara, selama rumah kami direnov.

Read the rest of this entry »

Posted in Bunda, Dita, Rumah | 11 Comments »

Rumah Yang Aman Untuk Dita

Posted by BunDit on November 24, 2009

Semakin Dita besar, semakin tinggi minat untuk mengeksplore hal-hal baru. Semua benda di sekelilingnya di pegang, digigit, bahkan dikunyah. Benda yang menarik dibanting, dibedah sampai luluh lantak. Obyek yang bisa dibuka dan ditutup tidak lepas dari eksperimen nya. Dan bagi Bunda itu adalah hal yang wajar, malah bisa dikatakan normal untuk anak seusia Dita. Jika aktifitas tersebut tidak membahayakan, mungkin tidak menjadi masalah. Tapi kenyataannya, hal-hal yang menjadi kesenangannya itu kadang-kadang membuat jantung Ayah Bunda senat senut 😀

Nah, disini Bunda mau sharing sedikit mengenai hal-hal antisipatif untuk menjaga Dita yang lagi lasak-lasaknya. Terutama dalam aktifitasnya di dalam rumah. Karena selama Ayah Bunda tinggal kerja, sebagian waktu Dita kan dihabiskan di rumah. Maka sebagai orang tua, kami merasa perlu untuk menciptakan rumah yang aman bagi Dita. Memang belum semua sanggup Ayah Bunda lakukan, namun setidaknya Ayah Bunda sudah berusaha untuk itu.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Rumah | Tagged: , , , , , | 13 Comments »