Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Posts Tagged ‘ART’

Antara Teh Euis dan Teh Dela

Posted by BunDit on December 1, 2009

Dulu Bunda pernah bercerita mengenai ART 1 bernama teh Euis di Euis . Kemudian juga memaparkan bagaimana mendapatkan Teh Dela, ART 2 dalam cerita Akhirnya teh Dela mau jadi ART tetap . Waktu itu teh Euis telah bekerja selama 8 bulan (Dita umur 1 – 9 bulan). Sedangkan teh Dela sampai saat ini telah momong Dita sekitar 8 bulan pula (Dita umur 9 – 17 bulan). Dan tak disangka, baru-baru ini Dita dimomong lagi sama teh Euis, walau sementara. Lho?

Jadi ceritanya, hari Minggu kemarin (22/11/2009), saat Bunda lagi nyantai sama Dita di rumah dan teh Euis ngobrol sama ART lain di taman, tiba2 sekitar jam 2 siang Teh Dela pulang sambil nangis. Bunda kaget banget. Saat ditanya Teh Dela menceritakan kalau Iwan meninggal dunia. Iwan adalah mantan pacarnya. Ngakunya teh Dela dulu dia sudah putus dengan Iwan, tapi berdasarkan info ART yang lain mereka masih pacaran. Ah, Bunda gak tahu. Dan ok, itu bukan yang akan Bunda ceritakan. Sambil sesenggukan teh Dela cerita baru saja ditelpon kakaknya Iwan kalau Iwan terjatuh dan meninggal.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Advertisements

Posted in ART | Tagged: | 9 Comments »

Semoga Teh Dela kembali…

Posted by BunDit on September 14, 2009

Dulu Bunda pernah cerita mengenai ART yang pertama yaitu Teh Euis. Bagimana Bunda sangat terbantu dengan hadirnya Teh Euis. Malah Bunda belajar banyak dari dia. Meski Teh Euis masih ABG tapi sangat terampil merawat bayi. Sayang, harapan Bunda supaya Teh Euis bisa lama bekerja sama Bunda pupus, saat teh Euis harus menikah dan ketika itu Dita berumur 9 bulan. Alhamdulillah, Bunda dapat penggantinya, Teh Dela, temen Teh Euis, walau dengan jalan yang agak berliku. Cerita selengkapnya ada di 2 Minggu berburu ART , Belum jodoh dg ART Baru dan Teh Dela jadi ART tetap .

Teh Dela ini, hampir sama dengan Teh Euis. Sayang dan care sama Dita dan yang Bunda seneng, hobi memasak 😀 . Sayangnya teh Dela ini agak boros dalam membelanjakan gajinya. Kadang belum habis bulan gajinya sudah habis. Kebanyakan habis buat nelpon dan sms. Jadi beberapa kali belum waktunya gajian, sudah minta gaji dulu. Tapi gak berani bilang langsung, bilangnya lewat sms saat Bunda di kantor. Sebenarnya Bunda sih gak ada masalah, cuma kata Ayahnya Dita, takutnya teh Dela gak semangat kerja soalnya gaji sudah diambil dahulu. Tapi saat Bunda bilangin begitu, jawabnya sih “Gak lah Bu, justru saya jadi gak enak sama Bapak dan Ibu. Belum kerja kok sudah minta gaji. Jadi saya berusaha bekerja sebaik mungkin”. Alhamdulillah, sampai sekarang pun meski gaji diambil dulu, kerja teh Dela tetap bagus. Tapi Bunda tak bosan-bosannya mengingatkan untuk selalu berhemat.

[BaCa SeLeNGKapNYa…]

Posted in ART | Tagged: , | 6 Comments »

Akhirnya Teh Della mau jadi ART tetap

Posted by BunDit on May 4, 2009

Kejadian Teh Asih yang hanya bertahan kurang 2×24 jam (bagi yang tidak mengikuti proyek hunting ART ku part 1 (emang menarik apa kalau diikuti GR! 😀 ), mungkin bisa baca ceritanya yang ini dan ini dulu,  memberi banyak pelajaran buat Bunda :

  • Jangan meng-hire ART yang terlalu muda, minimal umur 17 th.
  • Jika terpaksa adanya yang muda, yakinkan pernah sebelumnya bekerja di Jakarta. Kalau tidak, ditanggung minta pulang 😀

Maka mulailah hunting ART part 2. Tidak seperti sebelumnya, kali ini minim kandidat, bukan minim lagi ding, tapi cuma ada 1 kandidat, yaitu nenek berusia 50-an. Kandidat ini Bunda dapat dari informasi ART tetangga. Sebelumnya Bunda dan Ayahnya Dita sempat ragu-ragu, apa gak ketuaan? Tapi kata ART tetangga meski sudah tua tapi nenek ini masih gesit. OK, seperti biasa Bunda minta datang dulu ke rumah.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in ART | Tagged: | 20 Comments »

Selamat Tinggal Teh Euis. Terima Kasih Teh Della. Selamat Datang [….]

Posted by BunDit on April 2, 2009

Tulisan ini yang sedianya tinggal dipublish, tapi terpaksa ada yang harus saya coret-coret untuk direvisi dulu karena tulisan ini ditulis sebelum  kejadian tak terduga ini.

——————————————-

Sebelumnya saya pernah menulis tentang Teh Euis. Disana saya menceritakan betapa beruntungnya saya mendapat partner seperti Teh Euis untuk menjaga Dita selama saya dan suami bekerja. Waktu itu saya mendapatkan teh Euis dengan cara yang sangat mudah dan dalam waktu yang tepat. Saya dan suami juga nyaman atas keberadaannya.

Dan kenyamanan itu ternyata hanya berumur 8.5 bulan. Teh Euis hadir saat Dita berumur 1 bulan, dan mengakhiri kebersamaan dengan kami saat Dita menginjak usia 9.5 bulan. Agak shock juga. Tapi Ayahnya Dita bilang, saat seperti ini pasti akan datang. Gak mungkin kan, dia bekerja terus sama kita. Saya sih sebenarnya menyadari, tapi kok ya cepet ya. Maunya ntar lebaran aja 🙂

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in ART | Tagged: | 7 Comments »

Memang belum jodoh…

Posted by BunDit on April 2, 2009

Belum juga genap 2X24 jam keberadaannya di rumah kami…

Belum juga hilang dari memori mengenai cerita dirinya yang saya abadikan di blog ini…

Semalam, di tengah kesibukan di kantor, seusai saya ber-email ria dengan mbak Nungqee,  yang membahas mengenai ART, sekitar jam 19.00 saya mendapat telpon dari suami. Katanya “Asih minta pulang malam ini”.

Saya terhenyak. Lho, kenapa dia?

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Cerita Seru Bunda | Tagged: | 7 Comments »

2 Minggu “berburu” ART

Posted by BunDit on March 31, 2009

Dua minggu yang lalu, menjelang Dita ulang bulan 9, tepatnya tgl 14 Maret, datang keputusan yang sangat mengejutkan dari Teh Euis (yang momong Dita).

Teh Euis (TE) :  “Bu, saya disuruh mama saya pulang kampung”.

Bunda kaget karena sebelum2 nya tidak ada tanda-tanda ke arah sana. Ternyata, pas Teh Euis main ke rumah tetehnya dan sekalian ketemu pacarnya, pacarnya bilang kalau tanpa sepengetahuannya, Ibu nya sudah nelpun Ortu nya teh Euis buat ngelamar teh Euis.

Bunda  (B) : “Lho..katanya mau menikah 2 atau 3 tahun lagi”

TE : “Maunya sih begitu Bu. Sebenarnya saya sih belum pengin menikah. Tapi ibunya AA (pacarnya TE) itu kan sudah tua, makanya mendesak AA untuk cepat menikah, takut gak ada umur melihat anak lelakinya menikah.

B : “Emang mau menikahnya kapan? Kalau masih lama ya setidaknya kamu disini sampai lebaran”.

TE : “Menikahnya belum tahu kapan Bu. Tapi karena saya sudah dilamar, saya harus pulang ke rumah. Tidak boleh jauh-jauh dari ortu” 

B : “Trus rencana pulangnya kapan?”

TE : “Maunya mama saya sih besok. Tapi saya bilang ke mama, saya mau cari pengganti saya dulu setidaknya sampai akhir bulan Maret, kan kasihan ibu kalau adik gak ada yang momong”

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in ART | Tagged: , | 7 Comments »

Euis

Posted by BunDit on December 5, 2008

Ya, namanya Euis. Tapi waktu memperkenalkan diri dulu, ngakunya Iis. Alasannya karena menghormati lidah orang-orang yang bukan orang Sunda yang sulit melafalkan kata dengan huruf vokal berdampingan. Sudah dipermudah aja, masih ada juga yang manggil Ois 🙂

Flash back sebentar. Dulu saat Dita umur 1 bulan, Bunda sudah mulai mencari yang akan momong Dita saat Ayah Bunda ngantor. Ternyata mencari Asisten Rumah Tangga (ART) tidak semudah yang dibayangkan. Nanya teman kantor, katanya juga lagi nyari karena ART lamanya keluar tanpa alasan yang jelas. Pas nanya sama ART tetangga, eh dijawab katanya susah nyari ART menjelang lebaran (waktu itu bulan Juli), mendingan habis lebaran aja. Lha wong Agustus Bunda sudah ngantor, gimana nunggu sampai lebaran? Yangtinya Dita yang selama sebulan nemenin juga sudah mau pulang ke Jogja. Meski sudah pensiun tapi Ibu punya rumah makan yang harus diurus jadi tidak mungkin dimintai tolong menjaga Dita. Bunda juga gak tega, masak kita dari kecil sudah ngrepotin orang tua, sudah punya anak pun masih saja ngrepotin. Bunda penginnya yangti nya Dita istirahat, menikmati masa tuanya di kampung halaman dengan tenang bersama YangKung. Lagian mana betah orang tua dari kampung berlama-lama di Jakarta yang penuh sesak seperti ini?. Sebelumnya ibu sudah berusaha mencarikan ART dari Jogja, ternyata rata2 mereka tidak mau bekerja di Jakarta. Sampai-sampai Ayah berencana mau mendatangkan ART dari kampung Ayah nun jauh disana. Wah Bunda sampai stress deh 😦

[BaCa SeLeNGKaPNYa …]

Posted in ART | Tagged: | 13 Comments »