Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Archive for the ‘Kehamilan’ Category

Makanan Favorit Saat Hamil

Posted by BunDit on December 3, 2010

Sekitar 2 minggu yang lalu Bunda mendapat sms dari dik Tantri, adik Bunda yang tinggal di Bandung yang mengabarkan bahwa dia positif hamil lagi. Alhamdulillah, Bunda ikut senang. Anak pertamanya, Tita, hari ini (3 Des) tepat berumur 5 tahun (Happy Birthday ya Tita), memang sudah pengin punya adik bayi.

Ngomong-ngomong soal hamil, Bunda jadi inget saat hamil pertama dulu, utamanya saat 3 bulan pertama yang rasanya sangat berat. Makan serasa gak enak dan morning sickness yang hebat sampai-sampai BB Bunda turun 4 kg. Bunda inget, awal-awal kehamilan dan berada di kantor, Bunda selalu muntah saat melewati dan mencium aroma ruang makan. Bunda kan kerja di pub (baca : pabrik :D) dan mendapat makan dari kantor saat lunch, jadi makannya bareng-bareng di ruangan besar begitu. Terpaksa setiap lunch, Bunda minta tolong temen buat ngambilin makan dan Bunda makan di ruangan.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Advertisements

Posted in Bunda, Kehamilan | Tagged: , , | 26 Comments »

My First Pregnancy Moment

Posted by BunDit on June 1, 2009

first-pregnancy-moment

Menjelang Dita 1 tahun, mau mengingat sejenak ah, masa-masa indah seputar kehamilan dan kelahiran anak pertama Ayah Bunda dengan menjawab beberapa pertanyaan di bawah. Sampai sekarang rasanya masih amazing melihat Dita, dari tiada menjadi ada, dari yang hanya bisa mengungkap keinginan dengan menangis sampai sekarang sudah bisa memberitahu dengan bahasa verbal walau masih terbatas. Yuks….

  • Was your first child’s pregnancy planned (Apakah kehamilan anak pertama direncanakan?)

Yang jelas setelah Bunda dan Ayah menikah langsung rajin membuat si junior hehehe. Saking penginnya segera hamil, sampai-sampai Bunda rajin menghitung masa subur. Kalau pas lagi tanggal masa subur, Bunda bilang ke Ayah, “Say, aku lagi subur nih. Come on, babe..” hahaha. Juga saking penginnya, selalu harap-harap cemas jika menyongsong tanggal2 waktunya haid. Kalau keluar haid, rasanya sedih. Belum lagi ibu Jogja dan temen2 yang nanyain terus “Wis mbathi durung?” -“Sudah isi belum?” . Makin stress deh 😦 .Kesabaran Bunda dan Ayah diuji sampai 6 bulan. Alhamdulillah ternyata Allah punya rencana yang bagus, Allah memberi tenggang waktu 6 bulan itu untuk hunting rumah buat menyambut calon bayi. Jadi ceritanya Dita “jadinya” di rumah kontrakan dan saat usia kehamilan Bunda 3 bulan (lagi mabok2 nya tuh), Alhamdulillah kami pindah ke rumah sendiri.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Kehamilan | Tagged: | 12 Comments »

Flash Back (2) : Isi Tas Persiapan Melahirkan

Posted by BunDit on February 5, 2009

Bagi ibu-ibu yang belum punya pengalaman melahirkan, sebagian besar belum tahu barang apa yang harus dibawa saat tanda-tanda melahirkan datang dan harus segera bergegas berangkat ke RS. Itu juga yang Bunda alami saat mau melahirkan Dita. Setelah bertanya kesana-kemari sama temen dan browsing di internet, ini isi tas yang Bunda persiapkan di rumah dan siap ditenteng saat hendak meluncur ke RS :

Buat Bayi :

  • Baju bayi lengan panjang (6 potong)
  • Celana panjang tutup kaki (6 potong)
  • Popok/celana bayi (6 potong)
  • Sarung tangan (3 pasang)
  • Sarung kaki (3 pasang)
  • Kain bedong (3 potong)
  • Selimut (1 potong)
  • Selimut topi (1 bh) – buat pulang dari RS
  • Bantal peang (1 bh)
  • Gendongan kain (1 bh)
  • Peralatan bayi (minyak telon, bedak, baby oil dalam ukuran kecil)
  • Diapers New Born

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Kehamilan | Tagged: , | 21 Comments »

Flash Back (1): Daftar Barang Persiapan Melahirkan & ASIX

Posted by BunDit on February 5, 2009

Kemarin Minggu pas bersih-bersih rak, nemu bon-bon pembelian barang-barang saat menyambut kelahiran Dita dan persiapan ASIX.  Jadi muncul ide, tidak ada salahnya Bunda tulis ulang di blog. Ya …buat arsip Bunda aja sih. Kalau berguna buat penikmat blognya Dita ini, ya syukur deh 🙂

Dulu saat menyambut kelahiran Dita, sebagaimana calon ibu baru yang lain, Bunda juga dilanda kebingungan. Barang-barang apa saja yang harus dibeli untuk menyambut kedatangan buah hati. Dan sesuai nasehat orang tua, Bunda mulai beli perlengkapan bayi saat usia kandungan sudah menginjak 7 bulan. Katanya pamali jika dilanggar. Soal yang begini Bunda manut sama ortu, lagian ngapain juga buru-buru ya.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Kehamilan | Tagged: , | 17 Comments »

Masa kehamilan & detik-detik melahirkan

Posted by BunDit on October 10, 2008

Inisiasi Menyusui Dini

Inisiasi Menyusui Dini

Menurut dokter dan didukung perhitungan dengan kalkukator kehamilan, HPL anakku tgl 21 Juni 2008. Dua minggu menjelang HPL, ibu dari Jogja datang untuk menemaniku saat melahirkan nanti. Takutnya pas hari H nya, abang pas kerja atau gak ada di rumah.
Kata ibuku, kurang 2 minggu dari HPL kok kandunganku durung mlotrok (belum turun). Sempat was-was juga takutnya lahir melebihi HPL dan harus di caesar. Tapi terakhir kontrol ke dokter sih posisi bayi sudah bagus dan sudah masuk ke panggul.
Waktu 2 minggu rasanya berjalan merayap. Aku isi aja dengan rajin jalan pagi dan beres-beres dan menata rumah untuk menyambut datagnya “penghuni baru”. Seminggu sebelum HPL masih senam hamil ke Hermina. Pokoknya dibuat gerak terus biar bayi segera lahir.

Dan….

18 Juni 2008
03.00 dinihari

Ditengah lelapnya tidur, berasa ada yang keluar. Buru2 bangun dan bangkit, langsung syuuuuuur, cairan bening keluar tanpa bisa ditahan. Wah, kayaknya air ketuban nih. Langsung deh teriak “Bang..bang..”. Abang yang lagi syik nonton sepakbola Piala Eropa di kamar sebelah, langsung buru2 datang. “Iya nih..udah keluar air ketuban, siap2 aja, bangunin ibu, kita ke rumah sakit”.

03.30
Sampai ke rumah sakit Hermina Bekasi, masuk ruang bersalin, ganti baju dll, diperiksa baru pembukaan 2. Aku masih senyam senyum, belum berasa mules. Makanan datang, langsung makan. Soalnya inget pelajaran dari senam hamil, selagi bisa makan, makan yang banyak buat bekal energi waktu melahirkan.

08.00
Dokter Basuki datang. Diperiksa, pembukaan masih belum nambah, masih pembukaan 2. Aku berasa mules tapi mules-mules biasa, gak sakit.

11.00
Dokter Basuki periksa lagi, pembukaan belum nambah2 juga. Akhirnya dokter bilang sama suami. karena sudah pecah ketuban maka tidak boleh lebih dari 12 jam harus segera diambil tindakan. Dokterku kasih 2 opsi, diinduksi atau di caesar. Kalau diinduksi namun pembukaan gak nambah juga ya tetap harus di caesar. Suamiku menyerahkan keputusan ke aku. Aku agak bingung juga, dari baca2 kebayang sakitnya diinduksi. Apalagi induksi juga tidak menjamin pembukaan nambah. Trus ibuku bilang, menurutnya tidak ada salahnya dicoba induksi karena dik Tantri (adik kandungku) dulu juga melahirkan scr normal dg diinduksi, ya siapa tahu namanya kakak adik ada persamaan scr genetik lah. Akhirnya aku bilang sama suami aku mau induksi saja. Insya Allah berhasil. Akhirnya setelah suam tanda tangan persetujuan aku mulai diinfus untuk induksi. Rasanya?? Ruaaarrr biasa…. Sampai klojotan 😀

12.00
Setelah berlangsung 1 jam suster datang dan mematikan aliran infus. Trus ngecek pembukaan. Alhamdulillah pembukaan sudah naik menjadi 8. Aku lihat suster segera menyiapkan peralatan persalinan.

13.00
Setelah semua siap, Dokter Basuki datang dan mengecek pembukaan lagi. Ternyata sudah pembukaan 10. Alhamdulillah. Sekarang kendali di tangan ku. Saat berasa mules aku mengejan dengan sekuat tenaga. Pelajaran mengejan saat senam hamil aku remind.

14.20
“ooeeeeeekkkk”. Seorang makhluk mungil meluncur keluar dari rahimku. Allahu Akbar!. Selamat datang ke dunia putriku….

14.30
Setelah dibersihkan putriku diletakkan di atasku untuk IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Begini to rasanya jadi seorang ibu. Ternyata nikmaaaaat sekali 🙂

Posted in Bunda, Kehamilan | 12 Comments »