Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Archive for the ‘Keluarga’ Category

Selamat Jalan Bapak

Posted by BunDit on September 3, 2013

Sabtu, 8 Juni 2013 sepulang mengambil raportnya Dita, Bunda ditelpon ibu jika Bapak tiba-tiba gak mau makan dan kakinya sangat dingin. Bunda langsung deg!. Bunda langsung telpon Ayah yang lagi kuliah mengabarkan kondisi Bapak dan menyatakan keinginan pulang ke Jogja. Sesaat setelah mematikan telpon ke Ayah, HP Bunda berdering lagi, dari ibu lagi. Hati Bunda makin gak enak. Dan ternyata kekhawatiran benar, ibu mengabarkan Bapak telah berpulang. Innalillahiwainailaihi rojiun. Langsung pecah tangis Bunda. Dengan masih terisak-isak Bunda telpon Ayah. Ayah langsung menyatakan segera pulang ke rumah.

Bunda segera telpon dik Tantri dan Mas Agus soal rencana ke Jogja. Mas Agus mau cari tiket pesawat. Dik Tantri bilang menunggu kabar dik Tito. Bunda langsung telpon Dik Tito yang saat itu masih di proyeknya di Pondok Gede. Dik Tito mau pulang naik mobil. Bunda langsung menyatakan ikut serta. Sengaja kami gak bawa mobil sendiri, Bunda gak tenang aja kalau mendampingi Ayah bawa mobil cepet2 dengan hati gundah begini. Kalau dik Tito, sudah sering banget Bandung-Jogja PP, jadi sudah terbiasa ngebut. Dan kalau pulang bareng, Bunda bisa bersama-sama dik Tantri sehingga lebih tenang.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in Bunda, Keluarga | 12 Comments »

Dita @Kondangan di Pondok Melati

Posted by BunDit on June 6, 2011

Bunda lagi pengin posting foto Dita aja waktu ke kondangan kemarin Minggu, 5 Juni 2011. Yang menikah adalah Dewi, anak dari mbak Evie (anaknya pakdhe Zumhan, kakak kandung Bapak) di Pondok Melati, dekat Pondok Gede. Sayang Dita gak ketemu dik Tita, sepupunya dari Bandung, soalnya dik Tantri sekeluarga tidak bisa dateng. Juga sama Kak Thifa, sepupu dari Pejaten, karena pas kami pulang, mas Agus sekeluarga baru mau nyampe, sempat tlisipan di Jl. Hankam 🙂

Posted in Dita, Keluarga | Tagged: | 16 Comments »

Mudik Jogja 2010 #2 : Sholat Ied di Oro-oro Gumuk Pasir

Posted by BunDit on September 23, 2010

Kini saatnya part 2. Oh ya di lebaran tahun ini, Mas Agus, kakak Bunda serta keluarganya nya tidak bisa mudik ke Jogja. Giliran lebaran di Jakarta bersama orangtua dik Ella,  istri mas Agus.

9 September 2010

Sehari menjelang lebaran, Bunda dan Dita di rumah saja. Bulik Tantri, Om Tito dan dik Tita kemarin habis dari pantai langsung ke Krembangan, Kulon Progo, ke rumah mertua nya bulik Tantri. Pas mereka datang, Dita dioleh-olehin lampion strawberry untuk takbiran. Malamnya takbiran di rumah. Dita dan Tita membawa lampion straberry yang dipasangin lilin. Jadi kangen masa kecil. Dulu saat Bunda kecil suasana takbiran selalu meriah, karena keliling kampung bersama teman-teman mesjid, kemudian di pelataran mesjid digelar panggung. Setiap group menampilkan bermacam-macam atraksi, ada yang menyanyi, operet, lawakan dll.

[Monggo DiLanjut…]

Posted in Dita, Jalan-jalan, Keluarga | Tagged: , | 17 Comments »

Sugeng Tanggap Warso Ayah…

Posted by BunDit on August 13, 2010

13 Agustus 197x – 13 Agustus 2010

Alhamdulillah, hari ini Ayahnya Dita bertambah 1 tahun usianya. Bunda ucapkan semoga panjang umur, selalu sehat, dilimpahi banyak rejeki yang halal dan berkah dan bisa menjadi Ayah serta suami yang makin baik buat keluarga. Amiiin 🙂

[Baca SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Bunda, Keluarga | Tagged: | 14 Comments »

Simbiosa Mutualisme Dita-Ayah

Posted by BunDit on June 28, 2010

Hihihi judulnya kayak pelajaran Biologi aja ya. Kali ini Bunda mau nampilin keakraban Dita dan Ayahnya. Keakraban yang saling menguntungkan kayak judul postingan ini.

Kalau pas libur dan giliran Bunda mandi, Ayahnya Dita ngajak main Dita. Salah satu kesukaan Dita ya naik odong-odong. Jika sudah naik odong-odong, wah susaaah banget turunnya. Sampai musik sudah dimatiin pun Dita tetep aja nangkring, ogah turun. Sampai abangnya ngerayu2 Dita buat turun, soalnya sudah dipesenin Bunda/Ayah kalau naiknya cukup 2ribu aja (8 lagu) :D. Nah, ini foto Dita naik odong-odong di depan rumah dan Ayah menungguinya dengan sabar 🙂

[BaCa SeLenGKaPNYa…]

Posted in Dita, Keluarga | Tagged: , | 14 Comments »

Sayur Tauco ala Ayahnya Dita

Posted by BunDit on May 31, 2010

Duuuh senengnya Bunda kalau tanggal merah pas hari Jum’at, jadinya kan long weekend deh. Jadinya bisa lebih lama untel-untelan sama Dita. Kebetulan teh Dela pamit mau acara pengajian meninggalnya mantan pacarnya dan sekalian ziarah, jadinya long weekend kemarin (28-30 Mei) bener2 cuma ber-3 di rumah, tanpa ART.

Hari Jum’at Bunda hanya masak untuk Dita. Menunya yang simpel aja, sup krim jagung. Untuk Ayah Bunda sendiri, beli gado-gado saja. Bunda lagi enggan masak. Jadi seharian acaranya maiiiin aja sama Dita. Hari Sabtu, surprise deh. Pagi-pagi Ayahnya Dita bilang “Say, ntar belanja ya. Aku mau masak nih”. Hihihi dengan semangat 45, Bunda belanja di tukang sayur membeli semua yang diperlukan Ayahnya Dita buat masak :D. Hari itu Ayahnya mau masak menu favoritnya yaitu sayur tauco.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Keluarga | Tagged: | 19 Comments »

Happy Birthday ya Say…

Posted by BunDit on April 23, 2010

23 April 197x – 23 April 2010

Pagi tadi saat Bunda bangun tidur, kalimat seperti di judul postingan ini yang diucap Ayahnya Dita, sambil mencium kedua pipi Bunda. Duuuuh, senangnya hati ini. Kayak mendapat segenggam berlian aja hehehe. Ayahnya Dita kan termasuk dalam golongan suami tidak romantis plus cuek dengan ucapan-ucapan semacam itu. Jadi saat mendapat ucapan seperti itu dari suami, rasanya tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Walaupun kemarin Ayahnya Dita sempat nanya, “Hari ini kamu ultah ya, say?”. Bunda jawab aja, “Belum say. Besok ultahnya”. Jadi meski pakai nanya dulu, gak papa lah. Yang penting dapat ucapan dari suami plus ciuman. Ya setidaknya ada peningkatan lah dibanding dengan  ucapan Ayah di Ultah Bunda tahun lalu 😉 . Makasih ya say, this means a lot to me …

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Bunda, Keluarga | Tagged: | 18 Comments »

Selamat Ulang Tahun Ayah

Posted by BunDit on August 13, 2009

13 Agustus 2009

Bunda bilang “Happy birthday say…”

Dita bilang “Selamat Ulang Tahun ayaaaaaah…” (ngomongnya belum selancar ini sih 😀 )

Semoga selalu diberkahi sehat dan panjang umur, menjadi pemimpin keluarga yang bijaksana, menjadi ayah dan suami yang baik, serta dilimpahi rejeki yang halal, berkah dan melimpah. Amin.

Tahun lalu, pas Ayah ultah, Bunda sedang cuti melahirkan. Sehingga Bunda dan teh Euis bisa membuatkan nasi kuning dengan lauk sambal teri kacang kesukaan Ayah.

Tahun ini, maaf gak bisa masakin apa-apa. Nanti malam aja Ayah nraktir sea food dekat rumah ya.. Hehehe gak masakin suami malah nodong ditraktir 😀

Bunda dan Dita love Ayah very much.. 🙂

Posted in Keluarga | 7 Comments »

Dita dan Para Sepupu

Posted by BunDit on August 4, 2009

Penginnya Bunda, dari sekarang Dita sudah Bunda biasain kenal lebih dekat dengan keluarga besarnya. Memang cara yang lebih bagus sih sering saling bertandang ke rumah saudara. Tapi biasanya waktu dan jarak yang sulit berkompromi. Jadinya silaturahmi kadang cuma dilakukan lewat telpon/sms atau sharing cerita lewat blog/Face Book. Namun itu masih bagus lah, daripada tidak sama sekali.

Kemudian soal tanggal kelahiran. Kalau di keluarga Bunda sudah menjadi tradisi selalu memberi ucapan setiap ada yang ulang tahun. Entah itu Bapak, Ibu, Kakak Bunda atau adik Bunda. Ya biar hubungan kekeluargaan tetap terjaga walau secara fisik kami berjarak. Nah, Bunda juga pengin Dita kelak bisa meniru tradisi itu. Selain dengan keluarga sendiri juga dengan saudara sepupunya, yang bisa dikatakan usia tidak terpaut jauh, paling yang terjauh 8 tahun (jauh juga yak!). Selisih umur 8 tahun ini antara Dita dan Bang Owen. Namun walau begitu, saat ketemu dulu, Dita langsung klik dengan abangnya ini. Bang Owen digelayutin mulu sama Dita, dan asyik main berdua 🙂

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Keluarga | Tagged: | 12 Comments »

Kerinduan Opung pada Dita

Posted by BunDit on February 24, 2009

Kemarin, tepat di Ulang Bulan Dita ke-8, ada sms masuk ke HP Bunda. Bunda cek, ternyata dari Bou (opungnya Dita). Bunyinya :

Dita ompung ucapkan slmt ulang bln yg ke 8 smg di 8 bln ini makin pintar,sehat,jadi anak soleha kpd orang tua yg ber guna bagi agama kapan kita jumpa ompung

Dan sms dengan redaksi yang tidak sama persis tapi dengan makna serupa telah Opung kirim ke Dita, setiap bulan, tepat pada tgl 18 mulai Dita berusia 2 bulan karena Bunda mulai suka “woro-woro” istilah ulang bulan saat Dita berusia 1 bulan. Dan Bunda bahagia sekaligus tercekat membacanya. Bahagia karena begitu perhatiannya Opung sama Dita, bahkan selalu teringat tanggal kelahirannya. Tercekat karena Bunda merasakan ada rasa kangen teramat dalam yang tersirat dari setiap sms nya.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Keluarga | Leave a Comment »