Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Archive for the ‘Pernikahan’ Category

April Moments

Posted by BunDit on April 23, 2013

14 April …. 6 tahun yang lalu…

Bunda dan Ayahnya Dita mengikat janji di kota Yogayakarta….

Lagi-lagi di setiap wedding anniversary, tak hentinya Bunda berucap syukur atas anugerah suami yang sangat sabar… Jangan dihitung ya yah…Bunda ngambek berapa kali di bulan April ini hehehe. Juga dititipin amanah seorang anak cantik yang tomboy yang celotehannya makin bikin ngakak 🙂

23 April…. xx tahun yang lalu…

Bunda lahir ke dunia…di desa Kasihan, Bantul, Yogyakarta hehehe. Kenapa xx tahun? Malu sama umur? Enggak juga sih… trus kenapa dirahasiakan? Yaaa…gak kenapa-kenapa hahahaha 😀

Seperti biasa, gak ada kado apa-apa… eh ada ding, sepeda lipat dari Ayah yang belinya tanggal 18 April pas ulbul Dita :D. Ayah bilang bukan kado ultah sih…dibeliin aja hehehe. Jadi sekarang tiap pagi gowes keliling kompleks, cari keringat saja 🙂

Yang paling membuat Bunda bersyukur adalah masih diberi nikmat sehat sampai detik ini. Kenikmatan lain yang tak henti-hentinya Bunda panjatkan adalah Allah memberi Bunda kesempatan bertemu belahan jiwa yang baik dan memberi amanah seorang anak sehat yang lahir dari rahim sendiri.

Doa Bunda buat teman-teman, semoga selalu diberi kesehatan yang baik. Yang belum bertemu jodoh, segera didekatkan dengan jodoh yang baik. Serta yang belum dikaruniai buah hati, segera diberi amanah untuk menimang si kecil.

Amiiin ya robbal ‘alamiiin….

Advertisements

Posted in Bunda, Pernikahan | Tagged: | 16 Comments »

The 5th Wedding Anniversary

Posted by BunDit on April 14, 2012

Alhamdulillah, hari Sabtu, 14 April, jam 09.00 WIB, 5 tahun yang lalu, Bunda sah menjadi istri Ayahnya Dita. Perkenalan dan penjajakan hanya 8 bulan, namun dengan ridhoi Allah kami diberi segala kemudahan dan kelancaran saat menuju pelaminan. Sebuah pernikahan yang sederhana tapi indah. Akad nikah yang ditemani semilir angin Pantai Parangtritis. Diakhiri resepsi di gedung Madu Candya, Bantul 🙂

Read the rest of this entry »

Posted in Bunda, Pernikahan | Tagged: | 18 Comments »

a Big Change in a Life

Posted by BunDit on February 9, 2012

—– rehat sejenak dari kesibukan, mau nulis ini dulu—–

Akhir-akhir ini banyak kejadian yang membuat Bunda termenung dan semakin mengukuhkan kenyataan bahwa kita kadang tidak tahu, di satu titik hidup kita bisa berubah.  Bahkan sangat berubah. Walau kita telah sekuat tenaga berikhitiar untuk membawa mimpi kita ke sebuah kenyataan yang kita inginkan, tapi kita tidak akan sanggup mengubah keputusan sang Penentu Akhir.

Read the rest of this entry »

Posted in Bekerja, Bunda, Dita, Jalan-jalan, Pernikahan | 25 Comments »

4th Wedding Anniversary

Posted by BunDit on April 14, 2011

Seorang teman pernah bercerita kepada Bunda bahwa seumur hidupnya  dia hanya sekali pernah benar-benar berdoa kepada Tuhan yaitu saat hendak menikah. Dia berdoa semoga orang yang dinikahi adalah benar-benar orang yang terbaik dan dapat mendampinginya sampai terpisahkan oleh maut yang merupakan kuasa Tuhan. Karena baginya, pernikahan hanya sekali seumur hidup serta keluarga yang rukun dan damai akan mempengaruhi langkah kita selanjutnya.

Read the rest of this entry »

Posted in Bunda, Pernikahan | Tagged: | 36 Comments »

Karma dalam Pernikahan?

Posted by BunDit on February 28, 2011

Re-post dari Blog Bunda yang sudah almarhum. Belum punya waktu buat nulis nih, padahal yang mau ditulis banyaaak banget. Maksud hati mau menulis saat istirahat siang tadi, apa daya ada yang mentraktir makan siang di RM. Seafood Pondok Pangandaran, hilang deh kesempatan menulisnya :mrgreen:. Rasanya ada sesuatu yang salah kalau lihat blog tidak ada tulisan baru terlalu lama, walau ini bukan tulisan baru juga sih tapi setidaknya last post nya berubah 😀

______________________________

Apa yang terlintas dalam pikiran kita saat disebut kata “karma” atau “hukum karma”? Rata-rata pasti akan mengartikan sebagai balasan atas sebuah tindakan jahat. “Awas lho…nanti kena karma…” -salah satu konteks yang sering kita dengar dalam percakapan sehari-hari.

Saya dulu pun berpendapat seperti itu. Setelah mendapat pencerahan dari teman yang kebetulan seorang Budhis, saya baru paham. Karma tidak senantiasa merujuk kepada sesuatu perbuatan buruk/jahat. Seperti diuraikan wikipedia, karma adalah sebuah konsep “aksi” atau “perbuatan”. Semua yang di alami manusia adalah hasil dari tindakan kehidupan masa lalu dan sekarang. Gampangnya, seperti hukum aksi-reaksi. Jika kita berbuat baik kita akan mendapat karma baik. Jika berbuat jahat berlaku karma buruk. Dan karma itu tidak senantiasa akan datang dari orang yang kepadanya kita pernah berbuat baik atau jahat, tapi bisa dari siapa saja. Saya sendiri percaya dengan konsep itu 🙂

Read the rest of this entry »

Posted in Bunda, Pernikahan | Tagged: | 16 Comments »

3rd Wedding Anniversary

Posted by BunDit on April 14, 2010

14 April 2007 – 14 April 2010


Alhamdulillah, hari ini- 14 April 2010, pernikahan Bunda dan Ayahnya Dita menginjak tahun ke-3. Seperti biasa, tidak ada acara spesial menyambutnya. Bunda hanya berdoa tak putus-putusnya atas nikmat pernikahan yang Allah berikan kepada keluarga kami. Jalan kami tidaklah selalu mulus. Pasti bertebaran kerikil-kerikil disana. Namun pertengkaran kecil dalam sebuah keluarga adalah wajar. Justru dari sana akan lebih bisa memahami pasangan dan memperkuat ikatan kami 🙂

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Bunda, Pernikahan | Tagged: | 12 Comments »

2nd Wedding Anniversary

Posted by BunDit on April 14, 2009

wedding-anniversary2

Alhamdulillah, hari ini adalah ulang tahun pernikahan ke-2 Bunda dan Ayahnya Dita. Tidak ada perayaan apa-apa. Tidak ada gift. Tidak ada peluk cium dari suami. Yang ada Bunda yang mencium tangan Ayahnya Dita sebelum berangkat ngantor tadi pagi 😀

Lho kok? Hehehe Ayahnya Dita memang seperti itu. Dari dulu “pelit” kata-kata mesra. Apalagi tindakan-tindakan mesra. Jadinya ya biasa saja. Apalagi Ayahnya Dita paling gak pernah merayakan hal-hal penting (penting menurut Bunda) seperti ulang tahun kelahiran/pernikahan. Kalau Bunda mau ulang tahun aja, woro2 dulu sebelum hari H, biar Ayahnya Dita ingat. Nah pas hari H, eh Ayahnya Dita ngucapinnya lewat sms. Walah! Beda dengan Bunda. Apa-apa pengin dirayain meski cuma dengan ucapan. Ya setidaknya ada yang membuat beda dengan hari-hari lainnya. Ulang Bulan Dita saja heboh, malah pernah bikin nasi tumpeng segala hehehe.

[BaCa SeLeNGKaPNYa…]

Posted in Pernikahan | Tagged: | 14 Comments »