Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

ART oh ART (ART Pasca Mudik 2014)

Posted by BunDit on August 11, 2014

Apa kabar teman-teman? Bagaimana mudiknya? Sukses nyampe tujuan berapa jam? hehehe. Bunda baca yang mudik pakai mobil ke “Jawa” ketemu macet yang aji gile. Salah satunya gara2 jembatan Comal ambles. Isi status BB di contact Bunda, pada “ngomel” karena kemacetan yang super dahsyat ini. Lha bukannya kalau mudik gak macet gak seru😀.  Alhamdulillah, lebaran tahun 2014  ini sukses kami lalui selama 10 hari di Padangsidimpuan, kampungnya suami. Tidak ada macet sama sekali hehehe. Soalnya numpak montor mabur😀. Ya…kami 10 hari disana, puassss. Ceritanya tentu saja cukup banyak. Namun sebagai awal cerita, Bunda mau cerita soal ART pasca pulang mudik kemarin.

Sebelum mudik, mbak Atik sudah Bunda wanti-wanti supaya sebelum tgl 4 Agustus sudah harus sampai Bekasi karena tgl 4 Agustus Bunda sudah mulai masuk kantor. Tanggal 31 Juli siang, Bunda sudah kembali dari mudik karena tgl 1 Agustus Bunda harus ngantor. Karena Ayahnya Dita masih libur, jadi Dita di rumah sama Ayahnya. Tgl 2 Agustus Bunda nelpon lah ke mbak Atik, katanya baru dapat tiket untuk kepulangan tanggal 8 Agustus. What?? Bunda sempat “marah” lah. Sudah dipesenin beli tiketnya jauh-jauh hari, ya kalau beli tiketnya mendadak ya gak dapat tiket lah untuk tanggal2 segitu. Jangan-jangan sengaja mau balik nya molor …ups jadi su’udzon. Mana Dita baru tgl 11 Agustus masuk sekolah. Soalnya kalau Dita masuk sekolah dan pulang jam 2 siang, waktunya masih bisa diatur, misal Bunda pulang cepat.

Bunda langsung kepikiran ke teh Dela, siapa tahu teh Dela bisa menjaga Dita untuk sementara. Langsung Bunda hubungi no HP nya teh Dela. Untungnya no HP teh Dela ada di HP satunya, karena Bunda sempat kehilangan BB jadi semua contact hilang. Bodohnya Bunda gak punya backupnya. Sayangnya No HP teh Dela gak aktif saat Bunda hubungi. Bunda pikir apa sudah ganti nomer ya. Sialnya no HP suami teh Dela dan kakaknya teh Dela hanya ada di BB yang hilang itu, jadi Bunda gak bisa hubungi. Akhirnya sorenya Bunda ke kontrakan teh Dela, cuma ketemu tetangganya dan bilang teh Dela katanya lama di Kuningan karena kakaknya ada hajatan. Saat Bunda tanya no HP teh Dela yang bisa dihubungi, katanya dia gak punya. Tetangga yang ini kurang ramah jadi ya sudahlah.

Besoknya, tgl 3 Agustus Bunda ke kontrakan teh Dela lagi, siapa tau ada keajaiban teh Dela sudah datang hehehe. Ternyata kontrakannya masih sepi. Kali ini Bunda ke sana sambil bawa secarik kertas yang Bunda selipin lewat bawah pintu. Isi suratnya supaya teh Dela segera hubungi Bunda kalau sudah pulang. Dan sampai malam, tidak ada kabar dari teh Dela.

4 Agustus 2014

Akhirnya, karena tgl 4 Agustus itu Bunda kudu masuk, pekerjaan lagi lucu-lucunya dan Ayah tidak bisa cuti mendadak juga, Bunda memutuskan hari Senin 4 Agustus 2014, Bunda ngantor bawa Dita. Yak… Bunda membuat sejarah baru di kantor. Karena setidaknya selama Bunda bekerja disini belum pernah ada karyawan yang ngantor ngajak anak hehehe. Jika bukan officually working days sih banyak yang ngajak anak, seperti 2 tahun lalu Dita pernah main ke kantor Bunda.

Sesampai kantor Bunda bilang ke atasan kalau ngajak anak, atasan sih maklum.. katanya… “Tenang saja…”. Ya iyalah ..daripada Bunda gak masuk kantor, doi lebih repot😀. Trus Bunda juga ngadep Manager HRD, katanya gak papa. Secara peraturan memang tidak boleh bawa anak ke kantor, tapi selama anak tidak mengganggu masih ditolerir. Dita kan sudah besar jadi sudah bisa diatur. Lagian ruangan Bunda kan di kubikel kaca, kami nyebutnya aquarium, jadi lebih privat lah. Atasan bilang, Bunda bisa cuti hari Kamis dan Jumat saja.

Dita sih happy-happy saja. Langsung menduduki kursi almarhum teman Bunda dan kami sodorin laptop, asyik deh nonton film anak-anak. Sesekali ngangkat telpon atau mondar-mandir di ruangan sambil ngemil oleh-oleh mudik yang cukup berlimpah. Teman-teman Bunda yang lain sih maklum semua saat Bunda bawa Dita. Karena Bunda super sibuk ya Dita main sendiri di ruangan. Sudah bawa krayon dan buku gambar juga🙂

Dita-at-BunOffice

Karena gak mau diajak tidur siang, pulang-pulang Dita kecapekan, dijemput Ayah di Gerbang Harapan Indah Dita sampai tertidur. Mampir sebentar ke Mc Donald karena Dita pengin kentang goreng karena siang makannya sedikit, mungkin saking happynya diajak ngantor sama Bunda. Malam itu Dita tidur cepat.

5 Agustus 2014

Hari Selasanya, awalnya Bunda mau ngajak Dita lagi, tapi Ayah gak tega lihat Dita kecapekan. Akhirnya Ayah yang ambil cuti. Di kantor Bunda sempat hubungi mbak Atik lagi, untuk make sure kalau baliknya tgl 8 Agustus. Eh…. mbak Atik bilang, anaknya mendadak pengin dinikahkan tgl 16 Agustus, jadi mbak rencana balik ke Bekasi akhir bulan Agustus. Ampuuuuuun…..😦

6 Agustus 2014

Bunda rencana bawa Dita lagi. Pagi-pagi sudah siap, eh pas sarapan baru sesuap, Dita mengeluh perutnya sakit dan muntah banyak sekali. AKhirnya Bunda putusin untuk cuti mendadak hari itu. Dita muntah 2x dan diare sekali, tapi badannya gak panas. Pelan-pelan Bunda suapin apa saja supaya masuk makanan. Siang sudah mulai ceria dan sorenya sudah mulai doyan makan. Alhamdulillah.

Sepulang kerja, Ayah nanya apakah ada kabar dari teh Dela. Bunda bilang belum ada. Trus Ayah meminta Bunda ke kontrakan teh Dela, ya siapa tahu ada keajaiban hehehe. Kalau sudah stress gak ada ART memang perlu keajaiban terus nih😀. Bunda langsung meluncur ke kontrakan teh Dela yang berjarak 500 m dari rumah. Sesampai di sana kecewa lagi, karena kontrakan teh Dela masih sepi. Cuma Bunda lihat, kontrakan sebelahnya sudah ada tanda-tanda kehidupan yang sebelumnya juga kosong. Kalau lihat motor yang terpakir di depannya dengan tambahan penyangga barang di buntutnya, sepertinya mereka baru pulang dari mudik. Akhirnya Bunda ketok deh pintunya. Dibukain lah sama ibu-ibu. Di dalam terlihat suaminya barusan bangun tidur dan tampak pula anak perempuan umur 5th. Bunda langsung disambut dengan ramah, “eh ibu… saya mama Feby…. dik… tuh salim sama kakak Dita”. Bunda terperangah juga kok mereka kenal kami ya hehehe. Mama Feby langsung menjelaskan kalau dia sudah cukup lama kenal teh Dela semenjak Dita umur 1 th. Katanya teh Dela suka memperlihatkan foto-foto Dita ke dia. Dan kalau pas kerja sementara ke rumah Bunda, ke mama Feby ini teh Dela menitipkan Mira, anaknya untuk sementara.

Akhirnya kami ngobrol. Ternyata mama Feby ini tetangga kampung teh Dela di Kuningan, beda desa aja. Mama Feby dan keluarga sempat mampir ke rumah teh Dela di Kuningan sebelum pulang mudik dan baru pagi itu mereka nyampe Bekasi. Mama Feby menjelaskan kalau HP teh Dela ketinggalan chargernya, jadi HP mati. Katanya teh Dela masih di kuningan, tapi mau ke Pekalongan, kampung suaminya dulu sebelum balik, Bunda buru-buru minta no HP teh Ety, kakaknya teh Dela. Di situ juga Bunda langsung hubungi, nyambung tapi karena teh Ety lagi di rumah tetangga maka mau manggil teh Dela dulu. Bunda bilang sesampai rumah Bunda hubungi lagi. Oh ya suami mama Feby sempat nyeletuk, “Biar istri saya aja yang kerja sementara di ibu…”. Mama Feby sih ok-ok saja, biasanya dia kerja nyuci gosok pulang hari. Bunda bilang, nanti bagaimana teh Dela dulu. Bunda jadi mikir, kalau teh Dela gak bisa, bisa juga nih mamanya Feby, tampak orangnya sangat baik🙂

Akhirnya Bunda pamit sama mama Feby dan sesampai rumah Bunda hubungi lagi no HP teh Ety untuk bicara dengan teh Dela. Rasanya legaaaaa banget dengar suara teh Dela hehehe. Teh Dela bilang besoknya dia mau ke rumah mertua dulu di Pekalongan. Sekitar hari Minggu baru balik ke Bekasi. Bunda bilang, Senin dan Selasa tgl 11-12 Agustus, Ayahnya Dita bisa jemput Dita sekolah, jadi setidaknya hari Rabu Bunda minta teh Dela sudah bisa ke rumah.

Teh Dela bilang dengan senang hati menerima tawaran Bunda untuk bekerja sementara ngejagain Dita selama mbak Atik gak ada. Katanya “Kita selalu berjodoh dan saling membutuhkan ya bu. Saya lagi banyak kebutuhan…eh ternyata rejekinya datang dari ibu…”. Alhamdulillah🙂

Untung hari itu Ayah nyuruh Bunda ke kontrakan teh Dela. Kalau enggak, mungkin teh Dela sudah berangkat ke Pekalongan dan kalau teh Ety tidak menyimpan no HP suaminya teh Dela, Bunda sudah tidak bisa lagi komunikasi dengan teh Dela. Dan ternyata menjalin hubungan dengan mantan ART itu sangat penting, akan lebih penting lagi kalau kita tahu rumahnya, just in case kalau HP tidak bisa dihubungi, kita bisa langsung ke rumahnya. Oh ya ada satu lagi yang penting, jangan lupa backup no  HP semua contact😀

7 Agustus 2014

Ayah masuk kantornya agak siang, jadi Bunda ngantor dulu setengah hari, jam 12 siang minta ijin pulang. Gantian suami jagain Dita

8 Agustus 2014

Bunda cuti. Asyiiik. Di rumah main sama Dita dan masak memasak😀

10 Agustus 2014

Bunda hubungi teh Dela kalau teh Dela hari Minggu mau ke Kuningan lagi. Dia mau balik ke Bekasi dari Kuningan berdua sama anaknya saja karena suaminya masih ada urusan di Pekalongan. Kalau gak Senin ya Selasa malam berangkat. OK deh🙂

11 Agustus 2014

Pagi-pagi Bunda antar Dita ke sekolah, Ayah nanti yang jemput. Heboh euy kalau anak sekolah, pagi-pagi tidak ada yang bantuin. Kebiasaan pagi2 Bunda nyantai sih hehehe. Enaknya Dita sudah besar, sudah bisa makan sendiri, sisiran sendiri dan pakai sepatu sendiri. Untung juga sekolah Dita dekat, masuk ja,m 6.50, dari rumah jam 6.45 masih keburu. Sesampai di kantor Bunda hubungi lagi teh Dela, suaminya yang jawab kalau teh Dela berangkat malam ini  ke Bekasi.

Alhamdulillah…. semoga besok teh Dela sudah sampai Bekasi dan hari Rabu, 13 Agustus sudah bisa mulai kerja. Bunda sudah gerah dengan jemuran kering yang sudah menggunung minta disetrika wkwkwkwkw😀. Lhaaaa kok yang dipikirin malah setrika-an, bukannya anak😀. Semoga semuanya berjalan sesuai rencana ya Allah. Amin ya robbal’alamin🙂

6 Responses to “ART oh ART (ART Pasca Mudik 2014)”

  1. ah, memang dilema ibu bekerja ya..
    semoga teh dela datang sesuai rencana

  2. vera said

    mudah2an semuanya oke ya bun. Pasti pusing kalo ga ada yg jagain anak.

    met lebaran ya, mohon maaf lahir batin

  3. Nike said

    bunda beruntunng bangeeettt bisa ketemu sama teh della… baik dan alhamdulillah sama2 saling membutuhkan selalu ya bun..

    semoga drma ART nya cepet berakhir

  4. mohon maaf lahir dan batin yah bun
    semoga teh dela saat ini sudah ada jagain kak dita..dan bunda dita bisa tenang bekerja🙂

  5. mrscat said

    memang namanya ibu bekerja, ya pasti perlu bantuan buat jaga anak. semoga mbak atiknya juga cepet datang ya

  6. dina said

    ngerasain juga mba, kalo ga ada ART, heboh ngurusin berangkat sekolah, belum ngurusin persiapan ke kantor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: