Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Mudik Jogja 2012 #6 : Halal Bilhalal Trah Joyosuparto

Posted by BunDit on September 26, 2012

*nyicil nulis postingan ini kali sudah seminggu ini…hiks😦. Sekarang mau balik training lagi..🙂

Senin, 20 September 2012

Sudah rutin, setiap tgl 2 Syawal (H+1 lebaran), keluarga besar kami dari pihak Bapak selalu mengadakan Syawalan (halal bilhalal). Dan tahun ini yang ngunduh adalah keluarga kami, keluarga Kismosuparto (anak-cucu-cicit Bapak-Ibu nya Bapak bersaudara). Ngunduh itu berarti semacam ketempatan dan menjadi panitia nya. Persiapannya sih sudah 3 tahun lalu. Panitianya ya generasi Bunda ini. Untuk dana nya kami urunan. Sedangkan untuk seksi sibuknya ya sepupu2 Bunda di Jogja. Bunda dan mas Agus di Jakarta. Dik Tantri di Bandung. Jadi kami bertiga hanya bisa berpartisipasi soal dana dan doa hahaha. Untungnya memang banyak sepupu Bunda yang tinggal di Jogja.

Bapak itu anak ke-5 dari 7 bersaudara. Dari 7 orang, 5 orang sudah wafat. Yang masih sugeng, Bapak dan Pak Lik Jauzi, paling bungsu. Kemarin di FB Keluarga Besar Joyosuparto, Bunda menemukan foto Bapak dan 5 saudaranya sewaktu masih sugeng semua. Saudara Bapak yang no. 3, bude Siti Badriyah, memang sudah wafat semenjak kecil. Terlihat betapa bahagianya mereka bisa berkumpul bersama. Bunda terharu banget melihat foto ini..

Tahun ini halal bilhalal di adakan di Gedung Dwi Pari, Tamansiswa. Kami berangkat dari Parangtritis jam 8 pagi. Naik 2 mobil. Yang berangkat, Ibu, keluarga Bunda dan keluarga dik Tantri. Sayang Bapak tidak bisa ikut karena sudah sepuh jadi sudah susah kalau jalan jauh walaupun duduk di kursi roda.

Sampai di lokasi jam 9-an, di sana sudah datang pula mas Agus sekeluarga, yang jam 6.10 terbang dari Jakarta, nyampe Jogja jam 7.20 dan langsung menuju lokasi halal bilhalal. Telah berkumpul pula saudara-saudara sepupu yang mengenakan batik bernuansa coklat, dress code panitia halal bilhalal dari keluarga Kismosuparto. Seneng banget ketemu saudara sepupu yang bisanya ketemu setahun sekali. Saling bertukar cerita. Nanya anak sudah berapa dll.

Karena belum banyak yang datang, kami memutuskan foto-foto keluarga dulu. Hanya keluarga kami sih. Hasilnya bagus-bagus. Kami mengenakan baju kembaran, hasil hunting batik waktu Bunda dan Mutti Ella janjian di Thamrin City. Sayang hasil fotonya kurang lengkap karena tidak ada Bapak disitu😦. Tahun lalu gak ada Ayahnya Dita… hiks.

Sekitar jam 10 an, tamu banyak yang berdatangan. Dan acaranya pun dimulai. Mulai pembacaan kalam illahi, sambutan panitia, tauziyah dan ke acara inti yaitu salam-salaman. Ibu sudah termasuk sesepuh nih, makanya duduk di depan. Kami yang dianggap masih belum sesepuh yang keliling bersalam-salaman. Suatu saat nanti pasti ada saatnya Bunda juga duduk di sana…. hehehehe😀

Biasanya Bunda menulis sedikit mengenai acara halal bilhalal ini. Sekarang mau sedikit lengkap, karena memang sangat menarik dan berguna untuk didokumentasikan. Apalagi sekarang sudah dibuat Group Face Book dan silsilah lengkap trah Joyosuparto versi digital. Makin mudahlah untuk mengakses segala informasi tentangnya.

Halal Bilhalal 2012 kemarin merupakan halal bilhalal yang ke-37! WOW!!!. Bukan kaget karena baru tahu, tapi baru nyadar ternyata sudah lama banget halal bilhalal ini berlangsung. Salut bener dengan komitmen para pengurusnya. Dulu waktu Bunda masih di Jogja, kepengurusan di pegang oleh para senior. Sekarang seangkatan Bunda sudah mulai senior, jadi yang jadi pengurus kebanyakan sepupu dan saudara Bunda yang berdomisili di Jogja.

Kegiatan ini memang tujuan utama mempererat tali persaudaraan keluarga besar, tapi dalam kegiatannya selalu ada pengumpulan dana untuk beasiswa anak2 yang berprestasi. Kemarin waktu melihat anak2 maju ke depan menerima beasiswa, ingatan Bunda langsung terlempar puluhan tahun yang lalu. Dulu Bunda kecil pernah di posisi itu, menerima beasiswa. Walau jumlahnya tidak besar, tapi sangat berarti. Sekarang, alhamdulillah berada di posisi yang memberikan sumbangan buat anak-anak. Walau jumlahnya masih sedikit. Dunia berputar🙂

Halal bilhalal pertama kali diadakan tahun 1977 di Jagalan, Ledoksari. Keluarga Kismosuparto, kakek nenek Bunda, sudah 5x ngunduh (jadi panitia) yaitu tahun 1984, 1990, 2001, 2005 dan kemarin 2012.

Bunda hanya punya dokumentasi Halal Bihalal tahun 2001 dan 2012 kemarin. Hayooo,,di Foto HBH tahun 2001, Bunda yang manaaaa?😀

Soal silsilah, seperti Bunda tulis sebelumnya, dulu selalu dibagikan buku silsilah. Tapi dengan kemajuan teknologi, sekarang silsilah sudah dibuat dalam versi digital, sehingga proses update lebih mudah, cepat diunduh dan biayanya jauh lebih murah.

Dalam Trah Joyosuparto, Bunda sendiri merupakan keturunan ke-4 dari Eyang Joyosuparto, artinya Bunda ini canggahnya Eyang Joyosuparto. Kalau Dita sudah wareng nya Eyang Joysuparto.

Begini urut-urutan turunan :

Bunda ngebayangin aja, nanti kalau Dita sudah menikah, punya anak… makin panjang deh silsilahnya. Bisa sampe ke posisi Grepak Senthe. Ya semoga saja Trah Joyosuparto bisa terus bisa melaksanakan halal bilhalal tiap tahun. Pertalian saudara akan terus bisa dipelihara, bukan hanya sampai anak cucu, tapi sampai grepak senthe itu tadi, bahkan lebih🙂

Kembali ke acara halal bilhalal kemarin, selama acara berlangsung, Dita dan Titha seperti biasa lari ke sono kemari. Happy banget lah Dita di sana🙂

Berikut foto-foto narsis menunggu acara di mulai dan saat Dita maju ke depan waktu bagi2 hadiah :

Sesudah acara bersalam-salaman sekitar jam 12 harusnya langsung makan siang. Ternyata ada sedikit masalah, mobil catering yang mengangkut makanan kena macet. Entah dimana Bunda tidak jelas mendapat infonya. Yang jelas, alamat catering nya di Turi, Sleman. Waduuuh, semua panitia langsung kalang kabut, gelisah. Untuk mengulur waktu, hadiah yang disediakan untuk door prize, langsung dibagikan saat itu. Untung kami menyediakan banyak hadiah, jadi tamu-tamu cukup teraalihkan perhatiannya sejenak.

Setelah menunggu dengan harap-harap cemas, akhirnya jam 12.45, mobil catering datang. Langsung semua panitia turun tangan ikut membantu menatanya. Bunda ikut memasukkan mie bakso ke dalam mangkok-mangkok. Pokoknya semua terjun ke lapangan supaya makanan segera cepat tersaji. Menu kali ini : nasi megono, empal gentong, bakso, sate, mie jawa. Alhamdulillah, para tamu segera bisa makan.

Sekitar jam setengah 2, acara selesai. Kami sebagai panitia, pulang belakangan. Berkumpul sejenak untuk mendengarkan laporan bendahara soal keuangan dll serta diakhiri dengan foto bersama. Sekitar jam 2, kami pun pulang ke Parangtritis.

Berikut foto-foto versi lengkapnya dalam slide :

This slideshow requires JavaScript.

PS. Foto-foto yang ditampilkan disini adalah hasil jepretan Bunda, dik Tito dan Mutti Ella serta dokumentasi dari Trah Joyosuparto. Thanks guys🙂

Daaan… sorenya, Ayahnya Dita haruspulang ke rumah Bekasi. Berangkat nak ojek dari Parangtritis jam 5 sore menuju stasiun lempuyangan. Ayah naik kereta Gajah Wong, kereta ekonomi AC. Sengaja gak naik kereta eksekutif supaya bisa turun di stasiun Bekasi. Kalau KA Ex kan berhentinya di stasiun yang besar, Jatinegara dan Gambir, jauh dari rumah. Selain lebih dekat pulang ke rumah dari stasiun, ongkosnya pun jauh lebih murah hehehe😀

….to be continued…

7 Responses to “Mudik Jogja 2012 #6 : Halal Bilhalal Trah Joyosuparto”

  1. subhanallah kegiatan syawalan dan halal bihalal keluarga di yogya dan terutama dikeluarga bunda masyallah yah bun..aktif..dari tahun ketahun dan sudah 37 tahun masyallah…jadi pingin juga kayak gitu..ditempats aya kayaknya cuman beberapa kali dan sekarang malah nggak ada lagi…….bunda kayaknya yang pake kacamata itu yah rambut pendek baju oranye atau pink yah itu….
    wah menu bakmie jawa..hmm jadi kangen sama bakmie yogya..:)
    senangnya kumpul keluarga yah bun..ada acara berbagi beasiswa juga…masyallah patut dicontoh nieh bun…:)
    kalo lihat sepupu kak dita yang namanya tita itu kok jadi ingat sepupuku, wajahnya hampir mirip….lho kok malah OOT….
    hmm seru ternyata mudiknya bunda dita….dari tahun ketahun.ayo bun..dilanjut lagi episode berikutnya..*setia membaca…:)

    Saya sendiri salut dengan pengurusnya, yang kebanyakan berdomisi di Jogja. Mereka begitu semangat menghidupkan terus trah ini dan selalu konsisten bahwa 2 Syawal adalah hari Trah Joyosuparto🙂

  2. horeeee… naik tayaaang… *keplok-keplok*
    Bulik, ralat, kami berangkat pesawat paling pagi, jam 6.10 nyampe jam 7.20. Bayangkaaan, berangkat jam 4 pagi dari Jakarta demi Halbil, hihihihi
    Mau dong dikirimin poto yang dari Paklik Tito😀

    Tararengkiyuuuuu…
    *duduk manis lagi nunggu lanjutannya*

    Sudah diralat mutti… Foto All Fam sudah aku tag di FB. Foto dari dik Tito cuma itu aja kan?🙂

  3. Seru banget ya…

    Salut deh bisa HBH rutin dilakukan tiap tahun sejak tahun 1977 *aku belum lahir* :p
    Semoga bisa langgeng terus menjaga tali silaturahmi sampai di posisi Geprak Senthe🙂

    Hehehehe iya bun, udah lama bangetss. Thanks ya bun🙂

  4. wah heubat ya dah 37 kali berarti 37 tahun.salut deh, ngumoulin begitu banyak saudara untuk silaturahmi …btw, batik thamcitnya cantik bunDit

    Iya bu, semoga sll terjaga silaturahmi keluarga besar kami. thanks pujiannya bun, waktu itu yang pilih batiknya kakak ipar saya sih, saya nge-gongin aja hehehe

  5. riliarully said

    Wah seru banget ya Bun acara halal bilahalnya n salut bgt bisa kompak gt
    Kumpul keluarga besar memang byk sekali manfaatnya.Suka bgt liat pic2 nya.
    Jd kangen mudik nih soalnya kmrn ak ga mudik😦

  6. Elsa said

    keren banget ya
    halal bi halalnya di gedung.
    kalo kami sih halal bi halalnya ya di rumah yang mendapatkan giliran gitu. belom pernah sekalipun di gedung… hehhhhee

  7. Rame banget pertemuan trahnya, kayaknya aku kenal dekat banget lho dengan trah ini, maklum Almarhum M.Aswan itu paklikku yang menikah dengan almarhumah Lik Jarkiyah adik ibuku, Jihad, totok dan dudik itu adikku yang paling dekat, ada juga mas bambang dan mbak emi di Depok, malah ini deket rumahku, salam kenal ya!

    http://panyutro.blogspot.com/2013/01/ki-ageng-mangir-panembahan-senopati.html

    Wah..kita masih saudaraan dong ya. Saya keponakan dari pakdhe Aswan, bapak keponakan dari budhe Aswan. Waktu kecil saya ya mainnya ke Madukismo, rumah pakdhe Aswan. Salam kenal ya mas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: