Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Poetry Hujan : KuRindu Hujan

Posted by BunDit on July 12, 2011

KuRindu hujan

Yang turun menghujam bagai jarum

Menusuk-nusuk kulit muka

Untuk menemaniku bermain di lapangan

Dan aku merasa di surga masa kecilku

*

KuRindu hujan

Yang gegas membasahi tanah pekarangan

Dan menguarkan bau harum khas

Melemparkan aku ke kampung halaman

Dan aku merasa damai

*

KuRindu hujan

Yang terperangkap kedalam dedaunan pohon

Dan airnya jatuh saat kuhentak batangnya

Tumpah membasahi wajah teman

Yang cemberut tertipu dengan kejutan palsu

Dan aku tergelak penuh kemenangan

*

KuRindu hujan

Yang mengantarkan dingin melalui celah dinding rumah

Untuk menemaniku di peraduan

Dengan balutan hangat selimut

Tanpa rasa was-was

Dan akupun lega

*

KuRindu hujan

Yang melepaskan dahaga saudaraku

Di belahan dunia yang tanahnya meretak

Menanti curahanmu

Dan aku ikut berdoa

*

KuRindu hujan

Yang jatuh dengan sabar

Dan enggan diam di tempat bukan semestinya

Agar geliat negeriku tak pernah mati

Dan aku selalu berharap

**

**

Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh

Bang Aswi dan Puteri Amirilis

14 Responses to “Poetry Hujan : KuRindu Hujan”

  1. hujan …oh hujan aku tidak bisa buat puisi🙂

    Dicoba aja mam, lama2 terasa nikmat deh🙂

  2. Orin said

    Wahh….hebat BunDit puisinya😉

    Masak sih mbak?😉

  3. aku rindu hujan..yg membasahi tanah dan menguarkan bau harum..🙂

    Kita sama2 rindu hujan ya mbak🙂

  4. ejawantahblog said

    Puisi yang bagus Bun, sukses untuk kontestnya, semoga menang.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

    Makasih mas🙂

  5. Aku rindu hujan,,
    karena sawahku sudah kekeringan… hehehe

    keren bun puisinya,,,,,mantap abis..
    smoga sukses

    Hahaha puisi yang terlahir saat menyusuri selasar pabrik😀

  6. BunDit kayaknya serba bisa…Nulis cerpen bisa, nulis artikel bisa, nulis puisi pun hayok. Hebaaat!!!

    Hehehe semuanya bisa tapi sedikit bisanya, masih amatiran mam😀

  7. Puisi Bundit bener-bener membuat saya terbawa ke masa kecil, nih.. Good job, bund, moga sukses dan menang di kuisnya yaaa….🙂

    Saya jadi mendadak kangen jogja mam. Thanks ya🙂

  8. banyak juga yang ikut kuis ^_^
    semoga menang!

    Thanks mas🙂

  9. vera said

    bundit emang jago deh klo bikin puisi..toooobbb dah

    Ah mam Vera bikin saya tersapu..eh tersipu malu😉

  10. bekti said

    Siip deeh puisinya, Bun. Seperti biasa, karya Bundit kalo mengenai tulis menulis selalu membawa kesan tersendiri.
    Moga sukses dan menang, Bun.

    Thanks apresiasinya mam🙂

  11. ~Amela~ said

    Satu lagi puisi hujan…
    Hujan memang indah,,😀

    Kalau gak nyebabin macet dan banjir, hujan emang indah. Skr hujan bikin was2, terutama di jakarta dan sekitarnya hehehe😀

  12. advertiyha said

    mau jempol berapa bundit??? hihihi…
    sip markosip dah..!!

    Ah…masih kalah jauh dengan puisi punya mbak Iyha..😀

  13. terimakasih atas partisipasi sahabat dalam kuis Poetry Hujan..^^

    *anak2 yg merindu hujan…

  14. wah ikutan bikin puisi juga yachh…..bagus bun puisinya…..smoga menang yachhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: