Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Reading Stories Aloud to Dita

Posted by BunDit on February 8, 2011

Dari Dita bayi Bunda selalu membacakan buku cerita dengan suara keras (read aloud) disertai dengan tekanan irama biar terdengar dramatis dan seru:mrgreen:. Dita selalu tertawa ngakak kalau mendengar Bunda bercerita dengan suara yang “aneh-aneh”😀

Berdasarkan informasi di sini, bunda menemukan ternyata banyak sekali keuntungan membacakan cerita dengan suara keras (reading stories aloud to kids) ini. Di antaranya :

  • Cara yang sederhana yang sangat menyenangkan bagi orangtua dan anak. Apalagi jika orangtua sangat sibuk, inilah cara meluangkan waktu untuk fokus pada anak.
  • Fun buat anak-anak.
  • Merupakan pengalaman yang indah untuk membentuk ikatan batin yang kuat antara orangtua dan anak.
  • Menunjukkan kepada anak-anak bahwa mereka sangat berarti buat orangtuanya.
  • Membentuk anak-anak untuk menjadi pembaca serta meningkatkan potensi anak untuk keberhasilan akademis dan kesuksesan hidupnya.
  • Membantu anak-anak menguasai perkembangan bahasa.
  • Membangun ketrampilan mendengarkan, meningkatkan rentang perhatian anak dan mengembangkan kemampuan anak untuk berkonsentrasi.
  • Mengembangkan kemampuan anak untuk mengekspresikan diri mereka supaya lebih percaya diri, mudah, dan jelas dalam hal lisan DAN tertulis.
  • Mengembangkan dan menumbuhkan rasa ingin tahu alami anak.
  • Mengembangkan kreativitas dan kemampuan seorang anak untuk menggunakan imajinasi mereka sendiri!
  • Memperluas cakrawala anak-anak kita, mengatasi ketakutan, menghadapkan mereka pada situasi baru, dan mengajarkan mereka perilaku yang sesuai.
  • Membaca cerita anak-anak akan memberikan peluang terbaik untuk sebuah  “saat mengajar” yang sesungguhnya.
  • Membaca buku bergambar akan mengembangkan apresiasi anak terhadap seni melalui berbagai gaya seni dan ilustrasi.

Seringnya sih Bunda yang membacakan buku untuk Dita menjelang tidur. Namun kadang Dita minta Ayahnya membacakannya :

Saat-saat tertentu malah Dita maunya baca sendiri, seperti pernah bunda ceritakan di Dita’s Storytelling Session. Nada membacanya menirukan Bunda saat membaca hehe. Akhir-akhir ini suka sekali dengan halaman yang berisi gambar saja dan Dita bercerita sesuai dengan imajinasinya. Kalau ada gambar yang gak tahu, misal : jembatan penyeberangan, Dita tanya ke Bunda. “Ini apa Bunda?”. “Buat apa?” dst.

Kalau sudah membaca, kadang keasyikan sendiri membaca buku dengan posisi pw (posisi wenak) yaitu menangkringkan satu kakinya ke kaki yang lain seperti ini😀

Sebenarnya gak bagus sih membaca sambil tiduran. Tapi kalau lagi duduk di kursi, Dita juga membaca sambil duduk kok.  Alhamdulillah, membaca dan dibacakan buku cerita adalah saat-saat yang menyenangkan buat Dita. Buat Ayah dan Bunda juga. Malah pernah Dita terbangun jam 3 pagi dan minta dibacakan buku!. Waduh, terpaksa dengan mata 5 watt Bunda membacakannya😀.

Keep reading ya sayang🙂

16 Responses to “Reading Stories Aloud to Dita”

  1. Asik banget liat gaya Dita membaca😀

    Saya juga menikmati banget, bund, saat-saat membacakan cerita untuk anak dan saya juga membacakannya dengan suara keras trus pake ubah-ubah suara dan intonasi supaya lebih dramatis dan Raja seneeeennngg banget dengernya dan suka niru-niru, yang paling suka ditiru adalah suara raksasa (Goliath :D)

    Keep reading ya kak Dita biar tambah pengetahuan dan tambah pintar berimajinasi😉

    Kalau Dita sukanya dibacain buku sambil meme *halah, menyapih belum berhasil nih*😀

  2. sari said

    wah asik ya kak dita pasti koleksi buku ceritanya dah banyak hehe….

    Kalo hafizh dibacain masih suka direbut tuh bukunya bun..maunya dia yang pegang terus diuwek uwek deh hehe….

    semoga tar hafizh juga suka dibacain buku cerita kaya kak dita🙂

    Hehehe sama kayak Dita dulu juga bun. Banyak buku yang remek diuwek2. Lama kelamaan nanti anak akan marah kalau bukunya kelipet sedikit secara gak sengaja oleh ayah/bundanya😀

  3. Lidya said

    mengenalkan buku dari dini ya bun,supaya dita suka baca. Wah Dita lagi baca bening ya🙂

    Hehehe iya mam. Bening adalah cerita favorit nya🙂

  4. Dita udah bisa baca yach bun? sejak kapan? kayaknya asyik ngelihat gaya Dita membaca…..

    Hehehe belum lah mam. Itu gayanya membaca, tapi faktanya Dita hanya bercerita melihat gambar dibuku sesuai imajinasinya. Ngoceh gitu🙂

  5. yetty Mirzano said

    Bundit, kenapa ya..kl saya mbacain cerita buat quin waktu mo bobo dia nya bukannya bobo malah jadi ngliatin bunda nya..trus main2 ga merhatiin gitu?huhuhu padahal pengen deh dia kalem ikut nyimak heheh

    Quin baru 11 bulan kan?. Dita juga melewati proses mam, awalnya ya seperti Quin itu. Tapi lama-lama, krn momen membaca dikenalkan setiap hari, jadi ya sekarang malah minta dibacain terus. Yang sabar aja mam *hehehe kayak saya ibu yang sabar aja*😀

  6. wah seru banget nih liat dita baca bukunya, emang jadi saat pembelajaran yang tepat ya bun untuk anak2. Aku juga gitu, ganti2an sama ayahnya bacain buku untuk shishil, cuma shishil orangnya bosenan bun, jadi baru beberapa halaman langsung minta ganti buku lain. Aku sih ikutin aja apa maunya, tapi kalo ayahnya kadang nyerah, langsung deh dilempar ke aku kalo shishil dah keluarin semua koleksi bukunya, hehehe

    Dita juga dulu begitu. Sepertinya anak2 itu emang bosenan bun. Tapi lama-lama pasti tiap hari minta dibacain deh. Tunggu Shishil kira2 seusia Dita bun, ntar bundanya ya capek mbaca-in nya hahaha😀

  7. yetty Mirzano said

    Hmm Neng Dita juga gitu toh..berarti Bunda nya aja yg ga sabar..pengen cepet2 Quin minta dibacain kaya Neng Dita hihi
    Tingkiyuh ya Bund…

    Hehehe saya dulu juga begitu kok mam, gak sabar pengin Dita minta dibacain buku😀

  8. wah, kakinya itu lho, disilangkan segala, he6

    nggaya ya mas😀

  9. motik said

    liat gaya dita membaca jadi inget kyara bund, mirip gayanya hehe… kayak sok udah bisa mbaca aja, lucu😀
    Kadang mamanya kewalahan juga nih bund, punya 10 buku barney ya tiap hari harus di baca 10-10 nya semua. POErnah aku coba umpetin beberapa, eh dia tau lho, hafal semua judul yang dia punya hehe…
    Tapi sekarang nggak minta tiap hari dibacain sih *fiuhhh*, udah mulai ada kesukaan lain (mewarnai, menempel,dll). Tapi teteup baca adalah sasalh satu kesukaan nya hehe..

    Iya mam, kalau minta dibacain buku, anak2 suka ngotot minta buku yang dia mau heheh

  10. bunda alf said

    alfis juga suka baca buku sampai ketiduran sendiri… hihihi…:)
    semoga bisa lanjut terus senang membaca hingga dewasa yaaaa

    Amiiin🙂

  11. Thanks for sharing bun…informatif
    waduh mantap PW kak dita yang serius baca bukunya..
    kinan juga mulai suka dengan buku cerita bergambar nieh, semoga aja anak anak kita kelak cinta membaca

    Amiin🙂

  12. ke2nai said

    setuju mbak, membaca itu banyak banget kok manfaatnya🙂

  13. hihihi kebayang bun kalo aku baca ceritanya keras 2 .. tetangga pada kaget dah .. maklum rumahnya kembar siam ak dempetan .. :)farras dah jarang minta ceritain semenjak aku kasih crayon nih bun .. lg seneng mewarnai ..🙂

  14. Bunda Zain said

    Bund..sebaiknya dari usia berapa bulan sih anak dibiasain dibacain cerita?anakku sekarang sudah mau 8 bulan..pgn mencoba juga bacain cerita..

    Yang pernah saya baca, semakin dini semakin baik. Dulu semenjak Dita masih di perut pun saya kadang2 “ngajak ngomong” dengan membacakan cerita. Kayak orgil sih, ngomong sendiri😀 . Kalau masih kecil, paling bagus sih dkenalkan dengan soft book atau buku kain itu bun atau buku bergambar yang murah meriah *hehehe ngirit*. Kalau masih dibawah 1 tahun, pasti senengnya ngerobek2 deh, soft book lebih aman dan awet. Isinya pun biasanya gambar dengan warna cerah. Bacanya jg gak kayak bacain kalau anak sudah 2 tahunan. Intinya memperkenalkan anak ke buku aja sambil ngajak ngomong, biar anak juga cepat bicara juga. Biasanya kalau anak masih kecil itu, gak konsens, tp terus aja kalau ada kesempatan bacain terus, lama2 semakin besar anak semakin nagih dibacain deh. It works for Dita🙂

  15. Bunda Zain said

    makasih byk ya bundit sharenya..jadi semangat bacain buat zain ni..

    hug n kiss buat dita..

    Sama-sama bun🙂

  16. Huahahahaha….ngakak dulu ah liat pose premannya Kaa Dita🙂

    Zahia juga alhamdulillah Bun suka dibacain buku. Disini gw nemu toko buku murah. Masa majalah terbiatn S’pore (kalo di Indo kaya BOBO gituh deh tapi versi berwarna semua), dijual seharga 2 RM ajah. Langsung lah gw borong semuanya🙂

    Waaa…murah banget tuuuh bun🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: