Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

“Kicauan” @MamaYeah Yang Mencerahkan

Posted by BunDit on January 28, 2011

Bunda tidak gaul di dunia Twitter, punya account Twitter hanya untuk tahu “ooooh…begini yang namanya Twitter”. Belum menemukan asyiknya “berkicau” di dunia maya🙂

Nah, hari Rabu kemarin, Bunda bela-bela-in login ke Twitter setelah membaca tulisan ciamik mbak Ira yang nge-hits gara-gara membahas sepak terjang seseorang/sekelompok orang yang tersembunyi dibalik account @MamaYeah. Bunda ikuti baris demi baris Timeline account yang menamai dirinya sebagai The Perfect Mother ini. Reaksi Bunda? Senyum-senyum sendiri. Asli, hanya itu reaksi Bunda. Gak tersinggung? Gak tuh, padahal ada salah satunya yang Bunda menjadi target. Menjadi target artinya apa yang ditulis @MamaYeah ini terjadi pada diri Bunda. Tapi menjadi target bukan berarti ditujukan ke Bunda saja kan, masih banyak temennya. Tapi Bunda tetep senyum2 saja😀

Bagi yang belum mengikuti berita hangat ini, pasti penasaran, apasih yang dikicaukan @MamaYeah -yang selanjutnya Bunda singkat MY- sampai-sampai “menggemparkan dunia parenting” dengan kicauannya yang konon menyebabkan banyak ibu-ibu yang “tersentil”. Katanya sih banyak yang nge-block atau nge-report for spam. Bunda sendiri mengintip Timeline @mamaYeah saja, gak sampai follow her/them. Karena begitu hangatnya berita MamaYeah ini konon banyak lho yang buru2 memfollow nya. Sekarang followernya 1.200 lebih. Yah, bisa jadi lebih seru sih nonton “pertunjukan” live daripada nonton lewat tv hehehe. Kalau live an bisa interaksi langsung🙂

Bukan pengin nebeng kepopuleran MamaYeah ya kenapa Bunda menulis ini. Bunda pikir seru aja kejadian seru seperti ini diabadikan di blog. Karena walau terkesan sadis, apa yang ditulis MamaYeah, diakui oleh banyak ibu (berdasarkan pengamatan Bunda di response blog yang menulis ttg MY Ini), termasuk Bunda sendiri pastinya, telah menyadarkan para ibu untuk mengetahui esensi parenting lebih dalam lagi. Tidak perlu saling mempertanyakan apa pekerjaan seorang ibu, melahirkan dengan cara seperti apa, minum susu anaknya apa, makanan anaknya apa, baju yang dipakai anak merk nya apa, HANYA untuk tujuan pencitraan. Apalagi hal itu dilakukan dengan cara menyalahkan dan menyudutkan ibu-ibu lain yang tidak sejalan dengan kita. Kalau tujuannya untuk sharing, Bunda rasa itu hal yang sangat positif namun kita memerlukan apa yang namanya empati. Kalau itu tidak ada, yang ada adalah blame each other. Satu pihak merasa benar sendiri, pihak lain merasa “ditindas” dan “diintimidasi”. Ah, kok Bunda jadi sok wise ya hehehe

OK, yuk kita cermati lebih detil, apa sih “kicauan” MamaYeah yang membikin panas Twitter-Land?

Kita mulai dari awal mula jadi ibu yaitu mengandung dan melahirkan. Bunda juga baru tahu dari beberapa “curhatan” temen blog, ternyata cara melahirkan itu jadi perbincangan juga. Tak diragukan lagi, sebagian besar ibu-ibu ingin melahirkan secara normal, selain konon bisa merasakan wanita seutuhnya, sakitnya sebentar dan biaya lebih murah hehehe. Tapi kalau ternyata cara itu tidak memungkinkan bahkan sampai membahayakan calon bayi jd terpaksa harus dengan cara caesar, apa yang harus diributkan kan? Trus IMD (Inisiasi Menyusui Dini) juga makin dimaui para ibu. Ah, namanya juga hidup didunia fana, apa-apa bisa diributin. Simak sindiran MY, agak keras nih :

Setelah melahirkan, menyusui dong. Akhir-akhir ini, sudah banyak ibu-ibu yang makin sadar betapa pentingnya ASI (Air Susu Ibu) bagi anak. Ibu-ibu bekerja mulai banyak yang berjuang keras tetap menyusui anaknya dengan cara memerah ASI di kantor.  Ibu yang sukses memberikan ASI pastinya akan sangat bangga dengan pencapaian itu. Saking ngetopnya si ASI, sufor alias susu formula seakan menjadi momok menakutkan. Banyak ibu yang merasa bersalah karena gagal memberi ASI dan terpaksa menggantinya dengan susu formula. Rasa bersalah makin mendera karena ada sebagian ibu-ibu yang sering menyudutkan dan menyalahkan kegagalan itu, tanpa mau tahu duduk persoalannya. Bahkan Bunda pernah membaca, ada seorang ibu yang gagal memberikan ASI sampai gak berani posting di blognya sendiri karena takut mendapatkan response negatif. MamaYeah menyidir fenomena ini :


Yang sering memamerkan stock ASIP pun tak lepas dari sindiran MY. Bunda termasuk yang pernah mengupload foto freezer yang penuh berisi stock ASIP untuk Dita. Kan untuk sharing hehehe


Selain ASI, MPASI (Makanan Pendamping ASI) juga menjadi concern ibu-ibu jaman sekarang. Akan merasa bangga jika anak mendapatkan makanan rumahan yang sehat tanpa MSG. Jajanan anak yng sarat pengawet dan pewarna menjadi pantangan. Kadang hal ini membuat ketakutan yang berlebihan para ibu. Ini yang dibidik MY :

Tumbuh kembang anak pun makin diikuti dan direcord. Ya kayak Bunda lah, tiap Dita bulan bulan Bunda tulis perkembangannya. Pamer? Gak ah kalau menurut Bunda😀. Karena Bunda menuliskan apa adanya, bukan yang baik-baik saja. Dita belum lulus TT pun Bunda tulis. Tujuannya ya untuk dokumentasi saja, namanya juga blog sebagai digital diary. Gak hanya di blog, di Twitter pun marak hal serupa.

Nama anak disingkat? Nama anak susah diucapkan biar keren? Foto anak dipakai untuk avatar Twitter dan Facebook? Nama anak dibawa-bawa sebagai jatidiri ibunya seperti Mamanya X, Ibunya Z, Bundanya Dita hahaha yang ini bunda kena deh, juga “dirisaukan” oleh MY. Emang ada yang salah ya? hehehe:mrgreen:

Apalagi soal life-style, disorotin banget sama si Perfect Mother ini. Istilah TO jadi merebak. Sumpah, Bunda juga baru tahu si TO ini setelah gabung dengan komunitas parenting. TO singkatan dari Today’s Outfit yang menampilkan foto anak atau ibu/bapak yang disertai dengan keterangan merk dari baju, tas, topi, jaket, kaus kaki sampai sepatu. Kalau yang dipakai gak ber-merk, aneh aja masak ditulis : “semua yang dipakai unbranded” hehehe. Sejujurnya Bunda paling seneng lihat postingan TO di blog temen. Lucu lho. Kalau Bunda sendiri karena jarang membelikan baju branded buat Dita, ya gak pernah bikin postingan TO😀

Life-Style yang disinggung MY, tak hanya seputar yang yang dipakai. Little Gear anak seperti stroller, gendongan sampai sekolah, tempat main anak sampai ultah anak pun, semua diparodikan kocak oleh MY :

Terakhir, identitas seorang ibu. Akhir-akhir ini dikenal istilah WM, FTM, SAHM dsb. Itu adalah singkatan dari Working Mother, Full Time Mother dan Stay At Home Mother. Predikat ini pun tak lepas dari perdebatan. WM kadang2 ngiri sama FTM/SAHM karena bisa sehari penuh bermain dan mengawasi anak-anak. Sedang FTM/SAHM juga kadang ngiri dengan WM yang punya penghasilan sendiri dan bisa melepaskan rutinitas  rumah dengan teman2 kantor. Pokoknya saling iri deh hehehe. Emang rumput tetangga lebih hijau ya mam😀. Sentilan MY tentang ini ?

Lihat juga yang ini :

Kesemuanya di atas terjadi tak lepas dari makin maraknya milist dan komunitas parenting. Semua hal tentang parenting bisa diakses dari sana. Makanya tak heran, semua yang dipaparkan MY adalah sesuatu yang happening di milist dan komunitas parenting. Seperti pisau bermata dua, milist bisa dipandang sebagai sesuatu yang bermanfaat karena banyak diskusi menarik soal ASI, MPASI Sehat, Imunisasi dll. Namun di sisi lain, milist seakan monster yang menakutkan. Karena seperti Bunda pernah temui, ada beberapa orang yang suka “menghakimi” atau “memandang rendah” member yang gagal mencapai tujuan sesuai harapan milist. Jadi bergabung dengan milist, tidak nambah ilmu tapi malah main tersudut. Namun Bunda rasa itu hanyalah “oknum” yang bersikap “kejam” seperti itu. Sebagian besar milist parenting yang Bunda ikuti, membernya baik-baik dan support dengan permasalahan kita.

Ketakutan akan milist juga diungkapkan MY :

Begitulah sebagian isi twitter @MamaYeah. Masih banyak yang seru dan membuat senyum-senyum simpul. Bunda rasa MY ini cukup lama berkecimpung di dunia maya parenting. Account Twitternya pun mem-follow komunitas parenting ternama. Makanya tak heran, MY jitu sekali membidik dan ngodel-odel fenomena yang terjadi di dunia parenting saat ini. Meski kalimatnya pedas, tajam dan cenderung kasar, Bunda sendiri merasa tercerahkan. Memang, kalau kita aktif di komunitas parenting dunia maya, peer pressure yang dirasakan ibu-ibu sangat kuat. Apa-apa pengin sempurna. Dari ASI, MPASI dll. Ada kalanya pengin little gear, baju atau mainan mahal atas nama kepentingan anak. Tidak salah. Bunda juga begitu kok. Yaaa..untungnya tabungan Bunda pas-pas-an, jadi ya beli yang penting-penting aja ah😀. Kalau ada dana lebih, why not lah ya… hihihi. Kesempurnaan seorang ibu hanya bisa dipandang oleh anak yang telah diberikan semua hal yang menurut kita terbaik🙂

Ah…indah dan damainya hidup ini jika kita bisa sharing segala hal dengan bahasa santun dan diiringi empati yang tulus🙂

* Tulisan ini adalah ungkapan isi hati Bunda semata dan tidak sedikitpun bermaksud menyinggung pihak2 tertentu. Mohon ijin ya @MamaYeah, sebagian Timeline-nya saya crop🙂

26 Responses to ““Kicauan” @MamaYeah Yang Mencerahkan”

  1. Batavusqu said

    Salam Takzim
    bertwitter ceria memang asyik
    tapi Kemenkominfo Kaji Penggunaan Twitter http://bit.ly/hx7d9S l RT @enda Karena benny setitik, rusak twitter sebelanga #savetwitter jadi hati2 aja mbak
    Salam Takzim Batavusq

    Saya jarang twitter-an Pak. Punya account tp hanya dibuka sekali2😀

  2. Bagus Bundit postingannya! Like it deh🙂

    Thanks mbak🙂

  3. Halah…kok sehati bunda dita..ini barusan posting juga soal mama yeah…walah ….sipp bunda dita..diambil sisi positifnya aja yah..:)…dikontor hari ini malah cuman mantengin timeline nya MamaYeah aja kayaknya :)…BTw bunda dita..kayaknya behind mamayeah itu lekong deh…menurut bunda??? * walah kok malah ngerumpi…peace bunda dita…:)

    Lekong maksudnya laki2? Kurang tahu juga bun, tapi memang kalimatnya kasar banget, tapi apa ada ya laki2 yang mengikuti hal2 yang ibu2 banget kayak stroller atau gendongan mahal dsb? Hihihi hanya Allah yang tahu😀

  4. Elsa said

    wui MamaYeah nih kok jadi dibicarakan banyak orang
    Bundit, Mama Kinan, dan Mbak Deasy mamanya Dafi

    emang twitnya kontroversial banget yaaa
    aku perhatikan, si MamaYeah nih suka banget ngomong NIYEEEEEE….
    padahal kan kata NIYEEEE sekarang kan udah gak jaman lagi gitu loh!!!
    HAHAHAHAA……

    Hehehe kontroversial krn kritis banget menyorot yang happening di dunia parenting🙂

  5. waaa bunda dhita pengamat mamayeah jg *toss* kocak ya bun..lumayan bs ngikik2 klo baca TLnya..

    Hehhe iya mam, “kicauan” yang menyegarkan😀

  6. Lidya said

    barusan dari blognya mama kinan,tentang mamayeah juga🙂

    Hehehe gak tahan pengin nulis di blog, jd ya tulis aja🙂

  7. ya ampun mbaa.. niat bgt sampe save page twit nya MY.. hihihi..

    Sebelum account @mamayeah menghilang hihihi

  8. sari said

    Like it bun..hihihi…

    Suka ngakak guling2 baca TLnya mamayeah ini..
    Bunda rajin banget dipilah pilah gitu..jadi seneng yang baca, hehe…

    Hhehe namanya mendoumentasikan sesuatu yang fenomenal😀

  9. Hehe…sama, bund, saya jg cuma suka senyum2 aja kadang sampe ketawa2 geli kalo baca kicauan MY ini…gak merasa tersinggung sama sekali n gak mau ngerasa tersindir krn toh MY ini jg hanya melihat dari sisi yang bs dilihat n dinilai olehnya🙂

    Ah..bener sekali mam🙂

  10. zee said

    Hahahahaaa….
    Kocak-kocak ya tweetnya. Jelas semua mommy pasti ada yang kena sindir….
    Dinikmati saja si mama yang suka NihYeee….. hahahaa…

    Dibuat nyantai aja kalau saya🙂

  11. lucuu BUn tweet2nya si My ni,he2..saya jg punya account twitter,tp karna gaptek jd jarang buka..

    Justru saya bikin account twitter supaya tahu bun, oh..twitter itu begini. Walau jarang dibuka. Pas ada heboh2 baru deh digunakan hehehe😀

  12. hihihi kocak juga nih c mama yeah ..🙂

    Sarkastwit yang menyegarkan ya bun🙂

  13. ya memang apa yg kita lakukan ga selalu menyenangkan di mata orang, misalnya buat @MamaYeah ini. Kelakuan emak2 muda yg menampung semua informasi online maupun offline malah dijadikan bahan tweeps. ada ga ya ibu2 yg tidak tersenggol satu tweep-pun? hihihi..yaa wes ngguyu ae nek tersenggol. Seperti kata Mario Teguh, semua kritik itu menjadi penting karena bagaimana respon kita yg merasa dikritik. saya mau ketawa lagi aaah…:D:D

    Kalau yang “gak gaul” di dunia maya, pasti banyak lah bu yang bebas hal beginian hehehe. Kita nikmati saja kritikan itu ya bu🙂

  14. aku juga punya twitter tp jarang dibuka….malah ngga tau kicaun si MY kalo ngga baca postingan ini (heheheh….ketinggalan berita yachhh)

    Hehehe saya juga gak sengaja baca postingan mbak Ira itu jadi tahu deh🙂

  15. Aaah BunDit, berawal dari account si MY merembetnya ke kasus aku kemarin. Nyehehe…
    Aku sih termasuk yang gagal ASIX, campur Sufor, melahirkan SC tapi baca TL MY gak tersinggung sama sekali. Malah ikut ketawa bersama temen-temen yang lain.
    Gimana mau tersinggung, ngamuk-ngamuk wong apa yang dibilang MY itu sangat ‘kita’ sekali. Hihihi…

    Kayaknya ibu2 yang suka “menghakimi” itu yang tersinggung ya hehhe. kalau kita kan asyik2 aje😀

  16. Like thiss.. ide bagus bundit di capture trus upload disini, buat kenang2an besok2 kalo pgn liat MY lagi ya.. hehehe *udah unfollow*

    Iya mam, buat jaga2 kala account MY gak aktif lagi😀

  17. motik said

    bundit suka ngintip twitnya @mamayeah nih yeeeee *ala mama yeah* hihihi
    aku sempet follow, tp abis itu unfollow. tp sering ngintip juga apa kicauannya hari itu hihihi…
    baca twitnya mama yeah syaratnya ngga boleh dimasukin hati, buat lucu2an aja hehe… Ngga usah tersinggung yang penting jadi diri kita sendiri aja dan try the best buat anak-abak kita hehe…
    eh bundit kan termasuk banci kuis nih, account twitter dipake untuk ikutan kuis dong bund… nggak merugikan, malah menguntungkan loh🙂 *pas banget sama postinganku terbaru haha*

    Iya ya, nanti deh ikutan kuis lewat twitter🙂

  18. Vera said

    Waaaahhhhh baru tau ada berita heboh mamayeah di twitter, pdhl aq tiap hr buka twitter hihihi tp yg aku liat cuma berita2 sama jumperkaskus soalnya lg seneng ngejar badge foursquare hehehe…ketinggalan berita deh aq, untung diposting di sini, jd penasaran

    Waduh saya malah gak ngerti apa itu badge foursquare hehehe. Habis posting tulisan ini saya juga gak ngikutin lg TL nya MY. Masih senada dengan sebelum2 nya🙂

  19. […] “Kicauan” @MamaYeah Yang Mencerahkan […]

  20. motik said

    eh bundit msh ngikutin si MY tak? just info,MY udh sign off lho.. perpisahannya kok bikin sedih juga pas baca TL nya. ktnya,intinya MY adalah proyek singkat utk kampanya kecil, bahwa apapun julukan dan namanya, motherhood adalah mulia. di twit2 terakhirnya, MY jadi manis banget dan minta ibu2 share amazing moments of motherhood trs dia RT. baca RT nya bikin terharu.. :’)
    siapapun adin dibalik si MY, aku salut. pintar! banyak yg kesel dan ngerasa si MY kadang keterlaluan twit nya, tp diakhir proyek kasih sayangnya,dia bs bikin ibu2 kagum hehe.. *menurutku ya*
    udh baca blum bund? hehe rajin bener ngasi tau bundit ginian ya aku😀 *saya buka si admin lho ya*

    Wah setelah dikasih tahu saya langsung ngkutin TL nya MY. Beneran udah sign off ya. Yang bikin saya senyum2, followernya banyak yang niat ngikut kuisnya MY. Padahal kayaknya kuisnya iseng gitu :F

  21. yyn said

    haha.. ada juga yg kaya gini.. aku setuju tuh ama milis yg terkadang jadi momok. gara2 oknum ‘perfect mother’ (udah gitu ngrasa SENIOR lagi, cuma karna posting 3x sehari kaya minum obat..), tulisan member lain di milis yg sekadar sharing pendapat ringan aja jadi puannnjanggg & gontok2an gara2 ga sependapat ama dia (& konstitusi dasar milisnya kali, hmm.. serasa paham NAZI aja ga boleh ditentang).. *pengalaman pribadi*

    ga inget kali ya kalo no body perfect, & yg terbaik buat kalian belom tentu yg terbaik buat saya..

    btw, nice diary bunda rrin.. ^^

    Wah, pernah jadi korban “silet” “oknum” ibu2 milist to?. Semoga hal spt itu tdk terulang di ibu2 lain ya. Thanks mam🙂

  22. fety said

    Wah, akhirnya jadi tahu cerita lengkap di MY🙂 makasih Bundit.

    Sama2 mbak🙂

  23. wuahahaaa…gene deh naseb yang gag pernah twit-twit an. Hmm, baca twitnya MY…biasa ajah la yaw😉 wong emang yang sekarang terjadi kek gitu ya bun. Namanya ajah emak mo pamer soal anaknya mah terserah, wong anaknya kog. Mo pake baju anak harga selangit, stroller tiga roda *semenkallee* boleh ngutang kartu kredit juga gag papa kog ya bun, kan hutangnya ndewe hehehe…

    buwat lucu-lucuan MY okeh siy😉

    Iya mam, apapun yang kita beli sesuai kemampuan kita atau yang kita lakukan selama gak mengganggu org lain bagi saya no problemo. Tanggungjawab dewe2😀

  24. aryani said

    Waa mama, salam kenal yaa.. jadi penasaran sama postingan MY yg seblm berpisah itu. Ditulis dong di blognya..hehehehe..😀

  25. […] maakk. Yang ada @MamaYeahFC, itu juga ngga -belum- hits. Akhirnya saya pun gugling dan nemu link ini dan […]

  26. […] tiada maakk. Yang ada @MamaYeahFC, itu juga masih baru. Akhirnya saya pun gugling dan nemu link ini dan […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: