Lumongga Anandita

Diary digital bundaku mengenai aku….

Seputar MPASI Dita Setelah 1 Tahun

Posted by BunDit on November 4, 2009

Uuuuh..lama gak posting. Sudah ada ide tapi terbentur masalah klasik yang namanya kesibukan. Ya sibuk dengan pekerjaan di kantor, ketiban sampur project dari temen yang resign, disuruh mempersiapkan tema buat project ke-2 Six Sigma, sampai rumah penginnya main aja sama Dita, salah satu kegiatan yang bisa me-recharge energi. Jadi maaf buat temen-temen nih, belum sempet blog walking kemana-mana. Kadang menyisihkan waktu aja buat menjawab komen blog. Menulis inipun menyempatkan diri saat istirahat di kantor, buat menuangkan ide yang muntup-muntup gak sabar pengin dikeluarkan dari kepala supaya menjadi sebuah tulisan :-)

Tulisan ini hanya untuk sharing mengenai MPASI setelah 1 tahun. Kalau dulu Bunda rutin mengupdate MPASI Dita dari 6 bulan – 11 bulan, sampai ke detil makanannya yang disertai tabel-tabel, sekarang Bunda mau cerita saja MPASI Dita selepas 1 tahun usianya.

Sebelumnya Bunda mau cerita nih soal jadwal makan Dita. Secara garis besar Dita makan bubur/outmeal 1x, nasi 2x sehari, buah 1x, ASIP 2x, susu UHT sesukanya, cemilan (roti, kue, agar2, yogurt dll) sesukanya. Sedangkan detilnya begini :

Jadwal kegiatan Dita sehari-hari kalau di rumah dan pas Ayah Bunda kerja :

06.00 – 06.30 : Bangun tidur, mandi trus nenen Bunda. Kalau Dita belum bangun, sesi nenen diskip, soalnya Bunda berangkat kantor jam 06.30

06.30 – 07.00 : jalan-jalan sama Teh Dela keliling kompleks.

07.00 – 08.00 : sarapan bubur/outmeal rasa buah asli.

08.00 – 09.00 : main, sambil nyemil2 cemilan yang Dita mau dan minum UHT (200-250 ml)

09.00 – 10.00 : makan buah.

10.00 – 12.00 : bobok sambil minum ASIP (60-80 ml)

12.00 – 13.00 : makan siang dengan nasi+sayur+lauk

13.00 – 14.00 : main, sambil nyemil2 cemilan sesuka Dita dan minum UHT (200-250 ml)

14.00 – 16.00 : bobok sambil minum ASIP (60-80 ml)

16.00 – 17.00 : mandi dilanjut makan sore dengan nasi+sayur+lauk

17.00 – 17.30 : jalan-jalan keliling kompleks sambil menunggu Bunda pulang kantor.

17.30 – 18.00 : nenen Bunda.

18.00 – 20.00 : main sama Ayah Bunda.

20.00 – 06.00 : bobok malem sambil nenen Bunda.

Nah, penjabarannya sebagai berikut :

Sarapan pagi

Karena sudah kebiasaan dari awal MPASI, Dita bisa dikatakan tidak pernah sarapan dengan nasi. Jadi selalu dengan bubur tepung gasol (selang seling : beras merah, beras coklat, kacang hijau, jagung, pisang, ubi) atau outmeal yang dicampur dengan buah yang diblender. Buah yang sering distock : apel, pear, mangga, jambu biji, semangka kuning, melon, alpukat, pepaya. Untuk campuran bubur dan outmeal pun buahnya di mix, kadang apel+pear, alpukat+semangka dll, dibuat sevariatif mungkin yang penting jadinya gak encer banget. Kalau pear+semangka kan jadi encer. Kalau ditanya kenapa gak sarapan nasi? Jawabannya :  demi kepraktisan :D . Biar kegiatan pagi hari gak hectic. Jadi pagi hari, Teh Dela memblender buah untuk campuran bubur/outmeal dan sekalian untuk acara makan buah.

Makan buah

Acara makan buah ini wajib buat Dita. Walaupun Dita sudah bisa makan buah dengan dipegang, tapi buahnya selalu diblender. Tujuannya supaya buah yang dimakan bisa banyak dan tidak dieceh-eceh. Mengenai kuantitasnya, kalau mix apel+pear, kira ya separo apel Washington + separo sweet pear. Alhamdulillah rutinitas makan buah ini membuat Dita pupnya selalu lancar, belum pernah mengalami sembelit.

Makan siang dan sore

Untuk makan siang dan sore, menunya nasi lembek+sayur+lauk. Demi kepraktisan juga, teh Dela memasak nasi dan sayurnya sekalian untuk 2x makan (siang dan sore).  Sebenarnya Dita sih mau dan sudah mampu makan nasi yang kematangannya normal, seperti yang kami makan. Cuma makannya jadi lama. Jadi untuk mensiasatinya, nasi untuk Dita dimasakin khusus, yaitu lebih lembek. Cara masaknya pun dicari yang praktis yaitu saat masak nasi buat kami, nasi buat Dita dimasak dalam mangkok kecil stainless steel (yang dulu biasa untuk ngukus makanan Dita saat awal MPASI) yang ditaruh ditengah rice cooker. Jadi saat nasi masak, nasi di dalam mangkok itupun ikutan mateng tapi lebih lembek.

Rice-Cooker

Kemudian mengenai sayurnya. Untuk anak 1 tahun ke atas, memang sebenarnya sudah bisa mengikuti makan orang dewasa, karena sudah mempunyai kemampuan makan yang sempurna. Untuk Dita, memang kadang-kadang tidak dibuatkan makanan khusus. Jadi menu makan Ayah, Bunda dan Teh Dela, juga menjadi menu makan Dita, kecuali yang pedes2. Tapi itu kadang-kadang, seringnya memang Dita dubuatkan sendiri makannya. Tujuannya biar gizi yang masuk bisa maksimal. Kalau Dita kan masih mau tuh makannya digado-gado-in, maksudnya segala macam sayuran dicampur ya ok saja :D . Jadi masak sayur buat Dita sih dibuat simple. Bawang putih di gongseng pakai Blue Band, dikasih air trus sayuran+lauk+kaldu dimasukkan, masak sampai mateng.

Untuk sayuran ya dibuat variasi : brokoli, sawi putih, kacang panjang, wortel, buncis, kentang, jagung muda dll. Untuk lauknya Bunda selalu membekukan daging ayam/sapi/hati ayam + kaldu untuk stock seminggu. Kalau ikan, karena Dita hoek kalau di kasih ikan yang amis kayak salmon, jadi kadang2 saja pas kita masak ikan mujaher, disisihkan sedikit buat Dita. Kalau telur, kadang telurnya didadar. Atau jika menunya telur puyuh, Dita doyan banget kalau masaknya di semur. Karena Ayah Bunda penggemar bakwan jagung, Dita pun selalu ikut makan kalau pas lagi buat bakwan. Kadang juga nyemil tahu atau tempe.

Sedangkan sayur yang ngikut Ayah Bunda misalnya sayur bening soun+oyong atau sapo tahu plus sayuran. Ya fleksibel saja, supaya Dita gak bosan :-)

ASIP dan UHT

Seperti pernah Bunda ceritakan di tulisan sebelum2 nya, Dita hanya bisa tidur kalau sambil ngedot ASIP. Jadi ASIP memang dikonsumsi sebagai pengantar tidur. Sekarang2 ini sekali minum 60-80 ml. Kenapa sedikit sekali? Karena produksi ASI Bunda akhir-akhir ini menurun drastis :-( . Bulan sebelumnya Dita masih bisa sekali minum 100ml lebih. Sekarang lagi cari cara supaya produksi ASI meningkat nih. OK, soal ASI nanti akan ada tulisan tersendiri deh.

Soal UHT, Alhamdulillah, Dita sudah mulai menyukai susu UHT Plain. Tapi ngasihnya memang harus sabar. Sambil main, suruh nyruput aja, lama-lama habis juga UHT ukuran 200/250ml. Jadi ke-backup deh konsumsi ASIP saat Bunda kerja dengan susu UHT Plain :-)

Cemilan

Dita ini paling suka ngemil kerupuk. Tapi Bunda batasin, takut batuk. Makanya suka dibuatin agar-agar. Kadang Bunda kasih Plain Yogurt buat variasi. Dari dulu Dita memang suka sekali Yogurt. Ya baguslah ada cemilan enak yang menyehatkan.

Kalau dicermati, makanan Dita dari sarapan, makan siang/sore sampai cemilan kurang variasi alias monoton ya. Bundanya Dita ini emang kurang kreatif . Dasarnya gak hobi masak sih hehehe. Untung ada teh Dela yang senang berkutat di dapur, jadi soal masak memasak memang sudah Bunda delegasikan ke teh Dela hehehe :D . Tapi meski monoton, yang penting bergizi dan Dita doyan. Alhamdulillah, Dita termasuk gampang makan (yang ini kayaknya nurun dari Bundanya :D ) . Perutnya ndut banget. Dulu waktu sakit diare di rumah Opungnya, Dita sempat kurusan. Tapi setelah nya, nafsu makannya kembali seperti semula. Waktu ditimbang pas imunisasi Hib-4, 2 minggu yang lalu, BB nya sudah 10,6 kg. Bunda seneng deh. Semoga mamamnya selalu gampang dan banyak ya nak :-)

Mau lihat perut ndut Dita?

Perut-Ndut

About these ads

17 Responses to “Seputar MPASI Dita Setelah 1 Tahun”

  1. Desy Noer said

    hihi..lucu perut buncitnya. Setuju banget bun, walopun monoton yang penting gizinya terpenuhi. kita sama-sama kurang hobi masak nich :)

    BunDit :
    Ternyata kita tipe ibu yang sama ya, sama-sama kurang hobi masak, seneng deh ada temen hihihi :D .

  2. vera said

    duuuh…lengkap banget nih ulasan mpasinya, bentar lg alisha mo lulus s1 nih….

    BunDit :
    Wah asyik nih mau jadi sarjana S1 hehehe. Selamat ya dik Alisha :-)

  3. Yustita Mayasari said

    Aduh mbak dita perutnya ndut kaya ade nabilah ni… :-)

    BunDit :
    Waa..dik Nabilah perutnya juga ndut ya. Sayang gak bisa lihat fotonya nih :-)

  4. Lidya said

    tips masak nasi lembeknya boleh juga tuh bun, thx ya

    BunDit :
    Kembali kasih mbak Lidya :-)

  5. Idem kayak Mbak Lidya,
    Nyontek tips masaknya ah. **that’s why I love blogwalking**

    Bener2 Cocok deh jadi Six Sigma Belt, semuanya harus disaving ya, Bun. Ya tenaga, uang dan waktu. qiqiq…
    Project ku baru mau mulai awal Fiscal Year ini.

    Mbak Dita,
    Samaan dong kayak Dede ganesh. maemnya gak terlalu susah, makanya ndut yaaa…hihihi

    BunDit :
    Yup..sama mbak, I love blogging and blogwalking very much :-) . Hehehe mbak Indah Green Belt juga to? Atau malah Black Belt? Aku project pertama sudah kelar sebelum ngelahirin Dita, sekarang disuruh project ke-2, karena sudah kelamaan gak ada projectnya. Baru mulai th depan sih, tapi mikirnya dari sekarang. Udah lupa nih ngolah data pakai Minitab :-( . Kerjaan bejibun gini moga2 tahun depan naik golongan hahaha Amiiin.. ;-) . Iya dik Ganesh juga keliatan ndut di foto. Semoga selalu gampang makan ya dik :-)

  6. Dewi said

    mbak… menunya kurang lebih sama dng Martyr.. Cuma Martyr aku wajibin tiap hari musti ada telur (dadar/ceplok/rebus) biar gemukan. Tapi Dita gemuk yah??? Martyr ku walo makannya doyan, tapi gak gemuk2… Hmmmm

    BunDit :
    Kalau Dita dari dulu doyan telur tapi gak doyan banget. Paling lahap kalau lauknya hati ayam. Dilihat sih Dita gak begitu gemuk ya (atau krn tiap hari liat ya). Yang kelihatan ndut ya pipi sama perut. Terakhir nimbang 2 minggu yl, BB Dita 10,6 kg. Tapi kalau saya gak begitu berorientasi anak supaya gemuk, tapi ya jangan terlalu kurus juga hehehe. Yang penting makanya lahap, banyak dan bergizi. Insya Allah anak kita meski gak gemuk tapi sehat :-)

  7. mami vaya said

    wah dita kamu hebad ya udah makan nasi biasa…
    vaya lagi kembali ke nasi lembek lagi soalnya belakangan ini semakin sering melepeh nasi dilepeh2…. daripada dia ga mo makan jadilah dikasih nasi lembek aja….

    BunDit :
    Kalau makan nasi biasa Dita juga jarang2 kok mam. Paling kalau liat Ayah atau Bundanya lagi makan, trus minta disuapin. Kalau pakai nasi lembek itu Dita makannya cepet, hap..hap.. habis :D

  8. ke2nai said

    hehehe lucu liat perutnya dita.. o’ya mbak, kl yg game itu sy suka cari di ratu plaza. tp kl di bdg sy carinya di vega (bsm atau dago)

    BunDit :
    Thanks infonya Bun :-)

  9. Laily said

    Kakak Neng Dita…kaya acara di Trans TV: maju perut pantat mundur, heheh..

    Wah hatiku bisa damai kalo Azki cara makannya kaya Kakak Dita. Coba nafsu makan bisa ditularkan lewat blog ya Bundit..

    BunDit :
    Ya, anak kan lain2 mom. Kebetulan saja Dita mewarisi nafsu makan yang cukup besar dari Bundanya :D

  10. ary said

    masak tuk anak tuh kegiatan yang seru banget ya bun, apalagi kalo anak kita makannya semangat, wah, tambah semangat deh ibunya masakin. Sehat terus ya Dita …

    BunDit :
    Hehehe kalau saya masakin buat Dita ya kalau pas Sabtu Minggu dan Teh Delanya pergi. Terima kasih mbak sudah mampir ke blog Dita, nanti aku mampir balik ke blognya mbak Ary ya :-)

  11. wih lengkap banget deh report-nya si bunda yang satu ini. Jadwalnya detil.., jadi pengen nyontek resep bubur oatmeal campur buah, ikhsan belon pernah tuh.., abis kalau pagi, ikhsan demennya sarapan ma aneka bentuk mie made ini ibu’na dewe

    BunDit :
    Wah..Dita malah belum pernah saya cobain mie nih. Gantian share resep mie made in Jeng Entik dong. Ntar aku contek :-)

  12. ke2nai said

    playmatnya di jual terpisah bun.. iya kayak yg di time zone gitu cara main playmatnya

    BunDit :
    Thanks infonya ya mbak. Semoga kalau jadi beli saya gak kena penyakit malas hehehe :-)

  13. bener bun, gpp monoton yang penting anaknya mau dan gizi tercukupi. zikra juga begitu kok, alhamdulillah banget ya kalo anak makannya gampang:)
    soal makan berat kita sama bun, kadang menu dewasa yang bisa dikasi ke zikra juga gak ragu2 aku kasi. biar gak bosen dengan menu dia yang biasa: sup kaldu daging sayuran. bakwan jagung juga sering banget dikasi ke zikra, kita serumah juga doyan hehe. ahh yang penting gimana enaknya kita dan anak aja hehe:)

    BunDit :
    Hihihi.. anak2 kita pengertian ya, Bundanya kerja dan kurang hobi masak, jadi menu yang monoton pun hayo aja :D

  14. Huaah aku catet deh tips nasinya. Zahra makannya milih-milih walau masih umur 7 bulan. Gasol/kentang gak doyan, kynya kalo rasanya plain/hambar dia ga suka. kalo yang manis2 kaya labu, buah dia mau.
    Dita makannya banyak yaa.. sehat terus ya nak..

    BunDit :
    Kalau Dita itu gak suka yang amis dan bikin eneg (misal keju). Pokoknya Ayahnya banget, maunya makanan rumahan yang gak aneh2. Walau milih-milih yang penting Zahra lahap makannya. Aku lihat di foto ndut juga si neng Zahra. Makasih ya mbak, semoga Zahra juga gampang mamamnya dan selalu sehat :-)

  15. fety said

    lengkap, bunda…jadi pengen bikin juga nantinya. contek yah, bund..

    BunDit :
    Silakan mbak. BTW, babynya umur berapa? Fotonya gak pernah muncul di blog ya :-)

  16. bunda husna said

    bundit,apa kbr?
    Seneng deh klo bc blog ny bundit, suka ktw sndiri srasa ada dsitu juga,aplg yg bundit sendirian mo tgs kluar negri,jd ikutan dag dig dug der,he…he…!
    Saya bc blogny bundit klo sambil nenenin husna lho…!
    Mf nih kpanjangan mo tny :
    1. Klo bikin sarapan yg outmeal rasa buah asli,mksdny buahny dblender dulu baru dcampur outmeal yg dah dmasak y?
    2. Yogurt, uht plain & agar2 merkny apa y u/cemilan, coz husna dah 14 bulan nih,u/variasi cemilan ny gitu…
    Mksh infonya y bundit,moga2 tetep semangat buat share crt tentang pglmnnya….

    Thanks bun, kalau blog ini bisa menghibur hehehe. Saya jawab pertanyaannya ya :
    1. Bener sekali bun, oatmeal yang sdh masak, dicampur dengan buah yang diblender.
    2. Saya pakai yogurtnya biasanya merk Yummy bun, yang mudah didapat aja. UHT plain nya Ultra Jaya. Sedang agar2 nya Swallow Globe yang warna putih :-)

  17. lia said

    mbak aq contek yaah resep d blog mbak.kumplit bgt deh..seneng bacanya :-). Btw outmeal yg mb pake mulai dr pertama kali merk nya apa mbak?

    Silakan mom. Oatmeal nya saya biasa pakae merk Simba. Seringnya yang warna merah :-)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 174 other followers

%d bloggers like this: