Kerinduan Opung pada Dita
Posted by Bundanya Dita on February 24, 2009
Kemarin, tepat di Ulang Bulan Dita ke-8, ada sms masuk ke HP Bunda. Bunda cek, ternyata dari Bou (opungnya Dita). Bunyinya :
Dita ompung ucapkan slmt ulang bln yg ke 8 smg di 8 bln ini makin pintar,sehat,jadi anak soleha kpd orang tua yg ber guna bagi agama kapan kita jumpa ompung
Dan sms dengan redaksi yang tidak sama persis tapi dengan makna serupa telah Opung kirim ke Dita, setiap bulan, tepat pada tgl 18 mulai Dita berusia 2 bulan karena Bunda mulai suka “woro-woro” istilah ulang bulan saat Dita berusia 1 bulan. Dan Bunda bahagia sekaligus tercekat membacanya. Bahagia karena begitu perhatiannya Opung sama Dita, bahkan selalu teringat tanggal kelahirannya. Tercekat karena Bunda merasakan ada rasa kangen teramat dalam yang tersirat dari setiap sms nya.
Hal tsb memang wajar, karena Opung belum pernah ketemu Dita secara langsung semenjak Dita lahir. Alasannya Opung masih aktif berdinas sebagai guru di Padangsidempuan jadi belum ada waktu untuk mengunjungi Dita. Makanya Ayahnya Dita kerap mengirimi foto-foto Dita dari Dita lahir sampai sekarang. Namun itu hanya mengobati sedikit kerinduan Opung. Sekali waktu pernah Ayah dan Bunda mencoba Video Call dengan Opung karena kebetulan Uda-nya Dita yang kuliah di Padang sedang pulkam. Tapi gagal, sinyal 3G telkomsel ternyata belum mau mendekatkan jarak Bekasi-Padangsidempuan
. Sampai sekarang belum juga kami coba dengan provider lain.
Dan kerinduan itu makin terasa saat Opung menelpon Ayahnya Dita kemarin. Pertanyaan mengenai Dita mengalir deras dari Opung. Sampai-sampai Ayahnya Dita bilang, kalau gak dialihkan topiknya bisa semuanya tentang Dita
Opung, doakan saja semoga tahun ini kami sekeluarga bisa mengunjungi Opung di Padangsidempuan. Biar Opung bisa menggendong dan bercanda dengan Dita sampai puas. Dan pastinya akan dapat mengobati kerinduan Opung dengan cucu tercinta. Sekaligus membayar kegagalan keberangkatan Bunda dan Ayahnya Dita ke sana karena kehadiran “calon Dita” saat itu


